Jakarta: Jeruk nipis terkenal karena kandungan vitamin C yang tinggi. Vitamin C tersebut baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta bersifat antioksidan. Namun, tidak hanya itu saja jeruk nipis juga terkenal akan manfaatnya untuk kondisi kulit seperti penuaan, bintik hitam, dan jerawat.
Akan tetapi, mengaplikasikan jeruk nipis secara langsung justru bisa memberikan efek samping yang merugikan pada kulit seperti berikut ini:
Iritasi kulit adalah efek samping paling umum dari penggunaan buah yang bersifat asam. Jeruk nipis sangat asam yang dapat mengiritasi kulit wajah.
Kamu juga mungkin akan mengalami kulit yang kering, kemerahan, dan pengelupasan kulit yang berlebihan. Efek ini bisa lebih buruk jika kamu memiliki kulit sensitif. Sebagai aturan praktis, orang dengan kulit sensitif harus menghindari aplikasi jeruk nipis secara topikal.
Fitofotodermatitis adalah jenis reaksi kulit terhadap buah jeruk, serta penyebab lainnya seperti tanaman peterseli, seledri, dan wortel. Ketika kamu mengaplikasikan jeruk pada kulit dan kulitmu kemudian terkena sinar UV, reaksi peradangan dapat terjadi. Hal ini dapat menyebabkan gejala seperti kemerahan, bengkak, dan melepuh.
Leukoderma, juga dikenal sebagai vitiligo, terjadi ketika kulit berubah menjadi putih karena hilangnya melanin, zat yang bertanggung jawab untuk menciptakan warna kulit alami pada tubuh. Meskipun pada beberapa orang menggunakan jeruk nipis pada kulit untuk mencerahkan bintik-bintik hitam, bintik-bintik leukoderma berwarna putih yang besar dan tersebar luas dapat akan berkembang seiring berjalannya waktu.
Buah jeruk yang dioleskan secara topikal juga dapat meningkatkan risiko kulit terbakar sinar matahari. Jangan pernah mengaplikasikan jeruk nipis sebelum pergi keluar di bawah sinar matahari langsung, dan jangan menggunakannya selama beberapa hari sebelum aktivitas luar ruangan yang sudah direncanakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Akan tetapi, mengaplikasikan jeruk nipis secara langsung justru bisa memberikan efek samping yang merugikan pada kulit seperti berikut ini:
1. Iritasi kulit
Iritasi kulit adalah efek samping paling umum dari penggunaan buah yang bersifat asam. Jeruk nipis sangat asam yang dapat mengiritasi kulit wajah.
Kamu juga mungkin akan mengalami kulit yang kering, kemerahan, dan pengelupasan kulit yang berlebihan. Efek ini bisa lebih buruk jika kamu memiliki kulit sensitif. Sebagai aturan praktis, orang dengan kulit sensitif harus menghindari aplikasi jeruk nipis secara topikal.
2. Fitofotodermatitis
Fitofotodermatitis adalah jenis reaksi kulit terhadap buah jeruk, serta penyebab lainnya seperti tanaman peterseli, seledri, dan wortel. Ketika kamu mengaplikasikan jeruk pada kulit dan kulitmu kemudian terkena sinar UV, reaksi peradangan dapat terjadi. Hal ini dapat menyebabkan gejala seperti kemerahan, bengkak, dan melepuh.
3. Leukoderma
Leukoderma, juga dikenal sebagai vitiligo, terjadi ketika kulit berubah menjadi putih karena hilangnya melanin, zat yang bertanggung jawab untuk menciptakan warna kulit alami pada tubuh. Meskipun pada beberapa orang menggunakan jeruk nipis pada kulit untuk mencerahkan bintik-bintik hitam, bintik-bintik leukoderma berwarna putih yang besar dan tersebar luas dapat akan berkembang seiring berjalannya waktu.
4. Sunburn
Buah jeruk yang dioleskan secara topikal juga dapat meningkatkan risiko kulit terbakar sinar matahari. Jangan pernah mengaplikasikan jeruk nipis sebelum pergi keluar di bawah sinar matahari langsung, dan jangan menggunakannya selama beberapa hari sebelum aktivitas luar ruangan yang sudah direncanakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)