BEAUTY
Bibir Pecah-Pecah Bikin Lipstik Cakey? Coba Trik Lip Care Simpel Ini!
Yatin Suleha
Selasa 28 Juli 2026 / 15:49
- Bibir tidak memiliki kelenjar minyak, sehingga lebih mudah kehilangan kelembapan dan mengalami kekeringan.
- Kondisi ini umumnya dapat diatasi dengan perawatan sederhana di rumah, selama dilakukan secara rutin dan disertai kebiasaan yang tepat.
- Cara mengatasi bibir kering dan mengelupas adalah menjaga tubuh tetap terhidrasi, mempertahankan kelembapan bibir, dan menggunakan beberapa produk.
Jakarta: Bibir yang kering dan mengelupas memang terasa tidak nyaman. Selain membuat bibir tampak pecah-pecah, kondisi ini juga dapat menimbulkan rasa perih, terutama saat makan, minum, atau berbicara.
Penyebabnya beragam, mulai dari kurang minum air, cuaca yang terlalu panas atau dingin, kebiasaan menjilat bibir, hingga penggunaan produk yang memicu iritasi.
Kondisi ini umumnya dapat diatasi dengan perawatan sederhana di rumah, selama dilakukan secara rutin dan disertai kebiasaan yang tepat.
Cara mengatasi bibir kering dan mengelupas yang paling penting adalah menjaga tubuh tetap terhidrasi, serta mempertahankan kelembapan bibir, menggunakan produk oklusif atau emolen.
Berbeda dengan kulit di bagian tubuh lainnya, bibir tidak memiliki kelenjar minyak, sehingga lebih mudah kehilangan kelembapan dan mengalami kekeringan.
Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan, untuk membantu mengatasi bibir kering dan mengelupas.

(Lakukan eksfoliasi secara lembut, Foto: Dok. Pexels.com)
• Gunakan pelembap bibir secara rutin
Oleskan lip balm atau petroleum jelly beberapa kali dalam sehari, terutama sebelum tidur dan sebelum beraktivitas di luar ruangan.
Pilih produk yang mengandung beeswax, shea butter, atau vitamin E untuk membantu menjaga kelembapan bibir lebih lama.
• Penuhi kebutuhan air putih
Minum minimal 8 gelas air mineral setiap hari membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi, sehingga bibir tidak mudah kering dari dalam.
• Manfaatkan bahan alami yang bersifat oklusif
Madu, minyak kelapa, minyak zaitun, atau gel lidah buaya murni dapat digunakan sebagai pelembap alami, untuk membantu menenangkan bibir yang kering, pecah-pecah, maupun mengalami iritasi ringan.
• Lakukan eksfoliasi secara lembut
Jika terdapat banyak kulit mati yang menumpuk, lakukan eksfoliasi dengan hati-hati menggunakan sikat gigi berbulu halus, yang telah diberi pelembap atau memakai lip scrub siap pakai. Hindari menggosok bibir terlalu keras agar tidak menyebabkan luka.
• Jangan menjilat bibir
Meski terasa dapat melembapkan sesaat, air liur justru mengandung enzim pencernaan yang mempercepat hilangnya kelembapan alami bibir, sehingga bibir menjadi semakin kering.
• Jangan menarik kulit bibir yang mengelupas
Mengelupas kulit mati secara paksa dapat menyebabkan luka, nyeri, pendarahan, bahkan meningkatkan risiko infeksi bakteri maupun jamur.
• Hindari produk yang memicu iritasi
Sebaiknya tidak menggunakan produk bibir yang mengandung alkohol, pewangi dengan aroma kuat, atau bahan kimia yang berpotensi menyebabkan iritasi, terutama ketika bibir sedang kering dan sensitif.
Apabila bibir tetap kering dan mengelupas meski sudah dirawat secara rutin, atau muncul luka kemerahan yang terasa sangat perih di sudut mulut (angular cheilitis), segera periksakan diri ke dokter spesialis kulit.
Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan, untuk mengetahui penyebabnya dan menentukan penanganan yang sesuai.
Secillia Nur Hafifah
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)
Penyebabnya beragam, mulai dari kurang minum air, cuaca yang terlalu panas atau dingin, kebiasaan menjilat bibir, hingga penggunaan produk yang memicu iritasi.
Baca Juga :
4 Bahan Alami Efektif Mencerahkan Bibir Gelap
Kondisi ini umumnya dapat diatasi dengan perawatan sederhana di rumah, selama dilakukan secara rutin dan disertai kebiasaan yang tepat.
Cara mengatasi bibir kering dan mengelupas yang paling penting adalah menjaga tubuh tetap terhidrasi, serta mempertahankan kelembapan bibir, menggunakan produk oklusif atau emolen.
Berbeda dengan kulit di bagian tubuh lainnya, bibir tidak memiliki kelenjar minyak, sehingga lebih mudah kehilangan kelembapan dan mengalami kekeringan.
Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan, untuk membantu mengatasi bibir kering dan mengelupas.
1. Perawatan yang bisa dilakukan di rumah

(Lakukan eksfoliasi secara lembut, Foto: Dok. Pexels.com)
• Gunakan pelembap bibir secara rutin
Oleskan lip balm atau petroleum jelly beberapa kali dalam sehari, terutama sebelum tidur dan sebelum beraktivitas di luar ruangan.
Pilih produk yang mengandung beeswax, shea butter, atau vitamin E untuk membantu menjaga kelembapan bibir lebih lama.
• Penuhi kebutuhan air putih
Minum minimal 8 gelas air mineral setiap hari membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi, sehingga bibir tidak mudah kering dari dalam.
• Manfaatkan bahan alami yang bersifat oklusif
Madu, minyak kelapa, minyak zaitun, atau gel lidah buaya murni dapat digunakan sebagai pelembap alami, untuk membantu menenangkan bibir yang kering, pecah-pecah, maupun mengalami iritasi ringan.
• Lakukan eksfoliasi secara lembut
Jika terdapat banyak kulit mati yang menumpuk, lakukan eksfoliasi dengan hati-hati menggunakan sikat gigi berbulu halus, yang telah diberi pelembap atau memakai lip scrub siap pakai. Hindari menggosok bibir terlalu keras agar tidak menyebabkan luka.
2. Kebiasaan yang sebaiknya dihindari
• Jangan menjilat bibir
Meski terasa dapat melembapkan sesaat, air liur justru mengandung enzim pencernaan yang mempercepat hilangnya kelembapan alami bibir, sehingga bibir menjadi semakin kering.
• Jangan menarik kulit bibir yang mengelupas
Mengelupas kulit mati secara paksa dapat menyebabkan luka, nyeri, pendarahan, bahkan meningkatkan risiko infeksi bakteri maupun jamur.
• Hindari produk yang memicu iritasi
Sebaiknya tidak menggunakan produk bibir yang mengandung alkohol, pewangi dengan aroma kuat, atau bahan kimia yang berpotensi menyebabkan iritasi, terutama ketika bibir sedang kering dan sensitif.
Apabila bibir tetap kering dan mengelupas meski sudah dirawat secara rutin, atau muncul luka kemerahan yang terasa sangat perih di sudut mulut (angular cheilitis), segera periksakan diri ke dokter spesialis kulit.
Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan, untuk mengetahui penyebabnya dan menentukan penanganan yang sesuai.
Secillia Nur Hafifah
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)