BEAUTY

7 Parfum Lokal Aroma Butter, dari yang Creamy hingga Wangi Dessert

A. Firdaus
Kamis 13 Agustus 2026 / 17:29
Ringkasnya gini..
  • Tren parfum dengan aroma gourmand semakin menarik perhatian pencinta wewangian.
  • Tak hanya vanilla, caramel, atau cokelat, kini aroma yang terinspirasi dari bahan makanan seperti butter juga banyak dieksplorasi dalam parfum.
  • Sejumlah parfum lokal juga menghadirkan butter sebagai salah satu notes.
Jakarta: Tren parfum dengan aroma gourmand semakin menarik perhatian pencinta wewangian. Tak hanya vanilla, caramel, atau cokelat, kini aroma yang terinspirasi dari bahan makanan seperti butter juga banyak dieksplorasi dalam parfum.

Aroma butter biasanya memberikan kesan creamy, buttery, warm, dan sedikit gurih. Karakternya dapat terasa seperti aroma kue yang baru matang ketika dipadukan dengan vanilla, caramel, milk, atau chocolate. Sementara jika dikombinasikan dengan almond, pistachio, atau coconut, wanginya bisa menjadi lebih nutty dan lactonic.

Menariknya, sejumlah parfum lokal juga menghadirkan butter sebagai salah satu notes. Harganya pun cukup beragam, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah.
 

Berikut beberapa parfum lokal dengan aroma butter yang bisa masuk wishlist pencinta wewangian gourmand:
 

1. Represcent Sicilia




Buat yang ingin mencoba aroma butter dengan sentuhan creamy dan nutty, Sicilia dari Represcent bisa menjadi pilihan.

Aroma awalnya memadukan almond, davana, butter, dan milk. Karakter creamy tersebut kemudian berpadu dengan vanilla dan caramel, sebelum ditutup dengan musk dan patchouli.

Hasilnya adalah aroma gourmand yang manis, creamy, tetapi tetap memiliki kedalaman.

Harga: sekitar Rp220 ribu untuk 30 ml, berdasarkan harga marketplace yang terpantau saat ini. Harga dapat berbeda tergantung toko dan promo.
 

2. Myra Melt It Slowly


Nama Melt It Slowly terasa pas untuk parfum dengan karakter creamy dan gourmand ini. Komposisinya memadukan milk, coffee, vanilla, cherry, caramel, cream, dan butter. Perpaduan tersebut menghasilkan aroma yang mengingatkan pada dessert hangat dengan sentuhan kopi.

Butter memberikan tekstur creamy, sementara coffee dan woody notes membantu membuat aroma manisnya tidak terasa terlalu monoton.

Harga: sekitar Rp224–255 ribu untuk 50 ml, tergantung penjual dan promo.
 

3. Altar Imsomnus





Kalau vanilla atau caramel terasa terlalu mainstream, Imsomnus dari Altar menawarkan kombinasi yang lebih unik.

Parfum ini menggabungkan ube, butter, dan coconut milk pada bagian awal. Selanjutnya, aroma peach dan whipped cream memberikan kesan creamy sebelum ditutup dengan caramel, vanilla, dan musk.

Kombinasi ube dan butter membuat parfum ini punya karakter gourmand yang berbeda dari aroma dessert kebanyakan.

Harga: sekitar Rp209–249 ribu untuk 50 ml.
 

4. Winter Sun Cherry Panna Cotta


Buat yang suka aroma seperti dessert, Cherry Panna Cotta dari Winter Sun patut dilirik.

Perpaduan cherry, vanilla bourbon, peach skin, oatmilk, dan butter memberikan kesan creamy sekaligus fruity. Sentuhan peony blossom dan honey membuat aromanya terasa lebih playful.

Kalau masih ragu membeli ukuran penuh, parfum ini juga tersedia dalam bentuk decant. Harga yang terpantau untuk 1 ml sekitar Rp7.800.

Harga: mulai Rp7.800 untuk 1 ml decant; harga ukuran penuh dapat berbeda.
 

5. House of Medici Shakespeare Elegiac 




Aroma butter ternyata tidak selalu harus identik dengan kue atau dessert. Shakespeare Elegiac dari House of Medici memberikan interpretasi yang lebih elegan.

Pada bagian awal, saffron berpadu dengan butter. Aroma tersebut kemudian berkembang dengan vanilla planifolia, benzoin, Tahiti vanilla, Madagascar vanilla, dan myrrh.

Hasilnya lebih hangat, rich, dan sophisticated sehingga cocok untuk pencinta gourmand yang ingin aroma lebih dewasa.

Harga: sekitar Rp350–400 ribu untuk 50 ml, berdasarkan harga marketplace yang terpantau.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)

MOST SEARCH