Jakarta: Zat kimia pada tubuh, panas, minyak, bahkan bakteri di kulit memainkan peran penting yang memengaruhi bagaimana parfum berdifusi dari diri seseorang. Ini juga memiliki pengaruh signifikan pada durasi parfum yang dipakai, serta aroma yang ditimbulkan yang berasal dari wewangian saat bersentuhan dengan kulit.
Memilih parfum yang tepat tidak serumit membeli perawatan kulit, di mana kamu harus mempertimbangkan sensitivitas kulit dan menyesuaikan apa yang dibeli sesuai kebutuhan.
Namun, ada aturan sederhana yang harus diketahui, apakah kulit kamu kering atau berminyak. Pasalnya, makin berminyak kulit kamu, semakin sedikit parfum yang dibutuhkan agar aromanya keluar dan bertahan lebih lama.
Untuk bisa mengukur sifat berminyak kulit tubuh adalah dengan seberapa terhidrasinya kulit kamu. Melansir dari laman Lifestyle Asia, parfum akan bertahan lebih lama pada kulit berminyak.
Apa pun yang disemprotkan akan tercium jauh lebih pekat, karena minyak memicu reaksi yang lebih kuat antara senyawa dalam wewangian dan komposisi kulit. Aroma bunga atau jeruk yang ringan sangat ideal untuk orang dengan kulit berminyak, karena kecil kemungkinan aromanya akan tercium terlalu kuat setelah disemprotkan.
.jpg)
(Parfum, selain meningkatkan kepercayaan diri, juga bisa menguatkan ingatan dan menimbulkan perasaan bahagia. Pastikan sesuai dengan jenis kulit dan keharuman yang kamu sukai. Foto: Ilustrasi/Dok. Unsplash.com)
Parfum yang lebih kuat sangat cocok untuk mereka yang memiliki kulit kering atau dehidrasi. Musky, aroma kayu atau yang memiliki aroma bunga dan aromatik yang lebih kuat, merupakan aroma sempurna. Pasalnya, potensi dari aroma khusus ini memungkinkan aroma bertahan di kulit untuk waktu yang lebih lama.
Jika kamu lebih suka aroma bunga yang lebih ringan, ada beberapa cara untuk membuat parfum tetap bertahan. Lembapkan titik nadi yang biasa disemprotkan parfum adalah salah satunya.
Bubuhkan sedikit krim, gosokkan, lalu siram titik itu dengan parfum setelahnya. Ini juga membantu memperpanjang waktu pakai wewangian.
Bahaya terbesar bagi pria berkulit sensitif adalah jika menggunakan parfum yang kuat atau produk kulit yang keras. Bila kulit rentan terhadap jerawat dan bintik-bintik merah, tahanlah diri untuk tidak menggunakan parfum bersamaan dengan aftershave balms (krim cukur) dan body sprays.
Aturan pembelian parfum untuk jenis kulit ini sama untuk kulit kering. Tapi parfum tersebut harus bebas dari wewangian sintesis. Terutama pada sebagian parfum dengan sedikit label kesehatan alami
Seperti yang dikatakan di awal, panas tubuh juga merupakan faktor yang harus diperhitungkan. Suhu tubuh yang lebih panas berarti hasil dari parfum akan lebih terkonsentrasi, begitu pula sebaliknya.
Tes keausan juga sangat penting. Jangan pernah membeli wewangian secara tiba-tiba karena baunya harum pada orang lain, atau di dalam botol. Selalu gunakan beberapa di pergelangan tangan dan sisi leher untuk mengukur kinerjanya dari waktu ke waktu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Memilih parfum yang tepat tidak serumit membeli perawatan kulit, di mana kamu harus mempertimbangkan sensitivitas kulit dan menyesuaikan apa yang dibeli sesuai kebutuhan.
Namun, ada aturan sederhana yang harus diketahui, apakah kulit kamu kering atau berminyak. Pasalnya, makin berminyak kulit kamu, semakin sedikit parfum yang dibutuhkan agar aromanya keluar dan bertahan lebih lama.
Kulit berminyak
Untuk bisa mengukur sifat berminyak kulit tubuh adalah dengan seberapa terhidrasinya kulit kamu. Melansir dari laman Lifestyle Asia, parfum akan bertahan lebih lama pada kulit berminyak.
Apa pun yang disemprotkan akan tercium jauh lebih pekat, karena minyak memicu reaksi yang lebih kuat antara senyawa dalam wewangian dan komposisi kulit. Aroma bunga atau jeruk yang ringan sangat ideal untuk orang dengan kulit berminyak, karena kecil kemungkinan aromanya akan tercium terlalu kuat setelah disemprotkan.
.jpg)
(Parfum, selain meningkatkan kepercayaan diri, juga bisa menguatkan ingatan dan menimbulkan perasaan bahagia. Pastikan sesuai dengan jenis kulit dan keharuman yang kamu sukai. Foto: Ilustrasi/Dok. Unsplash.com)
Kulit Kering
Parfum yang lebih kuat sangat cocok untuk mereka yang memiliki kulit kering atau dehidrasi. Musky, aroma kayu atau yang memiliki aroma bunga dan aromatik yang lebih kuat, merupakan aroma sempurna. Pasalnya, potensi dari aroma khusus ini memungkinkan aroma bertahan di kulit untuk waktu yang lebih lama.
Jika kamu lebih suka aroma bunga yang lebih ringan, ada beberapa cara untuk membuat parfum tetap bertahan. Lembapkan titik nadi yang biasa disemprotkan parfum adalah salah satunya.
Bubuhkan sedikit krim, gosokkan, lalu siram titik itu dengan parfum setelahnya. Ini juga membantu memperpanjang waktu pakai wewangian.
Kulit sensitif
Bahaya terbesar bagi pria berkulit sensitif adalah jika menggunakan parfum yang kuat atau produk kulit yang keras. Bila kulit rentan terhadap jerawat dan bintik-bintik merah, tahanlah diri untuk tidak menggunakan parfum bersamaan dengan aftershave balms (krim cukur) dan body sprays.
Aturan pembelian parfum untuk jenis kulit ini sama untuk kulit kering. Tapi parfum tersebut harus bebas dari wewangian sintesis. Terutama pada sebagian parfum dengan sedikit label kesehatan alami
Perlu diperhatikan!
Seperti yang dikatakan di awal, panas tubuh juga merupakan faktor yang harus diperhitungkan. Suhu tubuh yang lebih panas berarti hasil dari parfum akan lebih terkonsentrasi, begitu pula sebaliknya.
Tes keausan juga sangat penting. Jangan pernah membeli wewangian secara tiba-tiba karena baunya harum pada orang lain, atau di dalam botol. Selalu gunakan beberapa di pergelangan tangan dan sisi leher untuk mengukur kinerjanya dari waktu ke waktu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)