BEAUTY

3 Berita Terpopuler Gaya: Bayi Terlambat Bisa Berdiri Hingga Parfum Pria

Yatin Suleha
Minggu 18 Januari 2026 / 06:05
Jakarta: Perkembangan bayi adalah proses yang penuh keajaiban, di mana setiap tahap membawa tantangan dan kegembiraan baru bagi keluarga.

Salah satu pertanyaan umum yang muncul adalah apa yang harus dilakukan jika bayi belum bisa berdiri pada waktu yang diharapkan, karena setiap anak memiliki ritme sendiri dalam mencapai tonggak-tonggak penting.

Setiap bayi mencapai tonggak perkembangan pada kecepatan mereka sendiri dan ada rentang normal yang luas terkait kapan bayi akan berdiri. Namun, jika bayi belum bisa menarik diri untuk berdiri pada usia 12 bulan, beritahu dokter anak mereka.

Berikut ini, Medcom.id/gaya merangkum berita menarik yang terjadi sepanjang Sabtu, 17 Januari 2026:
 

1. Bagaimana Jika Bayi Terlambat Bisa Berdiri?


Setelah bayi berdiri, mereka akan antusias mencoba keterampilan gerak baru. Kemudian, banyak bayi akan mulai berjalan dengan berpegangan pada perabotan saat mereka menjelajahi ruangan. 

Dilansir dari BabyCenter, bayi mungkin akan mengambil langkah pertama antara usia 9 dan 12 bulan, tetapi banyak yang tidak akan mengambil langkah pertama hingga usia 15 bulan dan tidak akan berjalan hingga usia 18 bulan. 



Selengkapnya klik di sini
 

2. Mengenal Distosia Bahu yang Mungkin Terjadi Saat Persalinan


Distosia bahu merupakan komplikasi persalinan yang jarang terjadi namun serius. Kondisi ini terjadi ketika bahu bayi terjebak di belakang tulang kemaluan ibu selama persalinan. Meskipun ada beberapa faktor risiko distosia bahu, tidak ada gejala yang muncul sebelum persalinan.

Tanda 'kura-kura' selama persalinan adalah ketika kepala bayi keluar tetapi kemudian kembali masuk merupakan tanda bahwa bahu bayi mungkin terjebak. Jika hal ini terjadi pada ibu hamil, dokter atau bidan akan menggunakan manuver distosia bahu untuk membebaskan bahu bayi sehingga persalinan dapat berlangsung dengan aman.

Distosia bahu bisa sangat menegangkan bagi ibu hamil dan keluarga, tetapi penting untuk mengetahui bahwa tenaga medis biasanya siap menangani situasi ini dengan cepat.



Selengkapnya klik di sini
 

3. Penjualan Parfum Pria Menguat di Tengah Lonjakan Pasar E-Commerce 2025


Kategori parfum mencatatkan lonjakan penjualan signifikan di e-commerce Indonesia sepanjang 2025. Data terbaru dari Compas.co.id menunjukkan nilai penjualan kategori ini tumbuh hingga +53%, mencapai Rp6,1 triliun, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp4 triliun.

Pertumbuhan ini tidak berdiri sendiri. Selain jumlah unit terjual yang meningkat dari 84 juta menjadi 115 juta unit (+36%), harga rata-rata produk parfum juga mengalami kenaikan dari Rp47 ribu menjadi Rp53 ribu (+12%). Kombinasi kenaikan volume dan harga tersebut menandai tren konsumsi parfum yang semakin kuat di kanal digital.

Segmen parfum pria menjadi segmen dengan laju pertumbuhan tertinggi, naik +70%, dibandingkan dengan parfum wanita dan unisex yang bertumbuh +51%. Ini mengindikasikan semakin kuatnya kesadaran dan kebutuhan konsumen pria terhadap produk fragrance, terutama yang beraroma maskulin dan tahan lama.



Selengkapnya klik di sini

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH