BEAUTY

Pengelupasan Kulit Efek Skincare, Apakah Wajar?

Sunnaholomi Halakrispen
Kamis 12 Desember 2019 / 18:53

Jakarta: Perawatan kulit wajah dengan produk khusus sangat disarankan agar wajah tampak semakin bersih, glowing, atau lebih cerah. Namun, terkadang terjadi pengelupasan kulit. Apakah hal tersebut wajar?

dr. Atika Damayanti Sp.KK menyatakan bahwa sebenarnya, skincare yang bagus akan menyebabkan kulit mengelupas. Akan tetapi, bukan pengelupasan yang berlebihan.

"Akan halus karena untuk caring atau menghilangkan kulit mati. Harusnya dia ngelupas kulit tapi memang tidak kelihatan di muka," ujar dr. Atika di Kemang Square, Jakarta Selatan.

Bagian terluar dari kulit wajah akan ada yang lepas atau copot setiap harinya, namun tak terlihat. Apabila terlihat mengelupas atau bahkan bersisik, kamu perlu memerhatikan teknik perawatan yang telah dilakukan.

"Kalau kulit kelihatan bersisik banget mungkin karena terlalu banyak makenya. Dikurangin saja dulu sedikit-sedikit," paparnya.

Normalnya, setelah menggunakan perawatan wajah tidak akan ada kulit yang jadi bersisik. Kulit pun tidak merah, kering, perih, atau gatal. 

"Jadi tiga hari dipakai aman, tambahin lagi skincare-nya. Kenalan dulu," jelasnya.

dr. Atika menekankan, kulit wajah yang menipis setelah menjalankan perawatan khusus wajah disebabkan oleh skincare atau obat yang dipakai. Dosisnya terlalu besar, tinggi, atau berlebihan. Maka demikian, harus dikurangi jumlah pemakaiannya. 

Bisa juga karena sesungguhnya kamu tidak cocok menggunakan skincare tersebut. Apalagi, jika wajah terasa gatal, jerawatan, hingga timbul bruntusan. 

"Kalau mau coba skincare boleh, tapi diistirahatkan dulu kulitnya sampai kembali normal. Dicoba sedikit-sedikit. Kalau dua kali coba tetap begitu kondisi kulitnya, baru berhenti pemakaiannya," imbaunya.



Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(yyy)

RELATED ARTICLE

MOST SEARCH