BEAUTY
Tips Memilih Maskara Waterproof agar Tak Mudah Luntur
A. Firdaus
Kamis 15 Oktober 2026 / 10:10
- Simak tips memilih maskara waterproof yang tahan air dan tidak mudah luntur, mulai dari formula, bentuk sikat, hingga cara membersihkannya.
- Maskara waterproof kerap menjadi pilihan karena dirancang agar lebih tahan terhadap air dan kelembapan.
- Selain memilih produk yang tepat, cara pemakaian juga memengaruhi hasil akhir.
Jakarta: Maskara menjadi salah satu produk makeup andalan untuk membuat mata terlihat lebih tegas, bulu mata tampak lentik, dan riasan terlihat lebih segar. Namun, maskara yang mudah luntur bisa menjadi masalah, terutama saat beraktivitas di luar ruangan, menghadapi cuaca panas, atau berkeringat.
Maskara waterproof kerap menjadi pilihan karena dirancang agar lebih tahan terhadap air dan kelembapan. Meski begitu, tidak semua produk memberikan hasil yang sama. Ada maskara yang unggul dalam mempertahankan lentik, ada pula yang lebih cocok untuk menambah volume atau memanjangkan bulu mata.
Supaya tidak salah pilih, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli maskara waterproof.
Istilah waterproof dan smudge-proof sering dianggap sama, padahal keduanya memiliki fokus yang berbeda. Waterproof mengacu pada ketahanan terhadap air, sedangkan smudge-proof berkaitan dengan kemampuan formula agar tidak mudah meninggalkan noda atau berpindah ke kulit di sekitar mata.
Jika kamu sering beraktivitas di luar ruangan, mudah berkeringat, atau memiliki kelopak mata yang cenderung berminyak, pilih produk yang mencantumkan klaim ketahanan terhadap air sekaligus noda. Tetap periksa petunjuk penggunaan dan ulasan produk untuk mengetahui performanya dalam aktivitas sehari-hari.
Setiap maskara menawarkan hasil yang berbeda. Karena itu, tentukan dulu efek yang ingin kamu dapatkan.
Lengthening: cocok untuk membuat bulu mata terlihat lebih panjang.
Volumizing: membantu memberikan tampilan bulu mata yang lebih tebal.
Curling: dirancang untuk membantu mempertahankan tampilan bulu mata yang lentik.
Defining: membantu memisahkan helai bulu mata agar terlihat lebih rapi dan tidak menggumpal.
Jika bulu mata mudah turun setelah dijepit, kamu bisa mempertimbangkan maskara waterproof dengan klaim curling. Sementara itu, untuk riasan natural sehari-hari, formula defining dapat menjadi pilihan.
Bentuk sikat atau wand ikut menentukan hasil akhir maskara. Sikat dengan bulu rapat umumnya membantu melapisi bulu mata agar terlihat lebih bervolume. Sikat ramping dapat memudahkan aplikasi pada bulu mata pendek atau sudut mata, sedangkan sikat melengkung dirancang untuk mengikuti bentuk bulu mata.
Jangan hanya terpikat pada bentuk kemasan. Perhatikan juga apakah sikatnya mudah digunakan, mampu menjangkau bulu mata bagian bawah, dan membantu memisahkan helai tanpa meninggalkan terlalu banyak produk.
Maskara yang tahan lama belum tentu nyaman digunakan jika formulanya membuat bulu mata terasa berat atau menggumpal. Untuk hasil lebih rapi, cari produk yang dapat melapisi bulu mata secara merata dan memungkinkan pengaplikasian bertahap.
Aplikasikan satu lapisan tipis terlebih dahulu, lalu tambahkan lapisan berikutnya jika diperlukan. Hindari memompa sikat berulang kali ke dalam tabung karena dapat memasukkan udara dan membuat produk lebih cepat mengering.
Perhatikan pula tanggal kedaluwarsa dan anjuran masa pakai setelah produk dibuka. Maskara yang sudah berubah bau, tekstur, atau kondisinya sebaiknya tidak digunakan lagi.
Area mata tergolong sensitif. Jika kamu memiliki mata yang mudah berair, memakai lensa kontak, atau pernah mengalami iritasi akibat kosmetik, periksa daftar bahan dan keterangan pada kemasan sebelum membeli.
Produk berlabel ophthalmologist-tested atau yang menyebutkan kesesuaian untuk pengguna lensa kontak dapat menjadi pertimbangan, tetapi label tersebut bukan jaminan bahwa produk pasti cocok untuk semua orang. Hentikan pemakaian jika muncul kemerahan, rasa perih, gatal, atau iritasi.
Maskara waterproof memang dirancang agar tidak mudah terhapus oleh air. Konsekuensinya, produk ini biasanya membutuhkan pembersih yang sesuai, misalnya eye makeup remover berbasis minyak atau pembersih khusus kosmetik tahan air.
Saat membersihkan riasan, tempelkan kapas yang sudah dibasahi pembersih pada kelopak mata selama beberapa detik, lalu usap perlahan tanpa menggosok keras. Cara ini membantu melarutkan maskara sehingga kamu tidak perlu menarik atau menggesek bulu mata berulang kali.
Jangan tidur dengan maskara masih menempel. Membersihkan riasan mata sebelum tidur membantu menjaga kebersihan area mata dan mengurangi penumpukan sisa kosmetik.
Selain memilih produk yang tepat, cara pemakaian juga memengaruhi hasil akhir. Jepit bulu mata sebelum mengaplikasikan maskara, pastikan area kelopak mata tidak terlalu berminyak, lalu oleskan maskara dari pangkal menuju ujung dengan gerakan ringan.
Hindari mengaplikasikan terlalu banyak lapisan sekaligus karena dapat membuat bulu mata menggumpal. Jika maskara mulai meninggalkan noda, periksa juga apakah produk sudah terlalu lama dibuka atau formula yang digunakan kurang sesuai dengan kondisi kulitmu.
Pada akhirnya, maskara waterproof terbaik bukan sekadar yang paling tahan air, melainkan produk yang sesuai dengan kebutuhan bulu mata, nyaman digunakan, dan dapat dibersihkan tanpa perlu menggosok area mata secara berlebihan.
(FIR)
Maskara waterproof kerap menjadi pilihan karena dirancang agar lebih tahan terhadap air dan kelembapan. Meski begitu, tidak semua produk memberikan hasil yang sama. Ada maskara yang unggul dalam mempertahankan lentik, ada pula yang lebih cocok untuk menambah volume atau memanjangkan bulu mata.
Supaya tidak salah pilih, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli maskara waterproof.
1. Perhatikan klaim waterproof dan smudge-proof
Istilah waterproof dan smudge-proof sering dianggap sama, padahal keduanya memiliki fokus yang berbeda. Waterproof mengacu pada ketahanan terhadap air, sedangkan smudge-proof berkaitan dengan kemampuan formula agar tidak mudah meninggalkan noda atau berpindah ke kulit di sekitar mata.
Jika kamu sering beraktivitas di luar ruangan, mudah berkeringat, atau memiliki kelopak mata yang cenderung berminyak, pilih produk yang mencantumkan klaim ketahanan terhadap air sekaligus noda. Tetap periksa petunjuk penggunaan dan ulasan produk untuk mengetahui performanya dalam aktivitas sehari-hari.
2. Sesuaikan formula dengan kebutuhan bulu mata
Setiap maskara menawarkan hasil yang berbeda. Karena itu, tentukan dulu efek yang ingin kamu dapatkan.
Lengthening: cocok untuk membuat bulu mata terlihat lebih panjang.
Volumizing: membantu memberikan tampilan bulu mata yang lebih tebal.
Curling: dirancang untuk membantu mempertahankan tampilan bulu mata yang lentik.
Defining: membantu memisahkan helai bulu mata agar terlihat lebih rapi dan tidak menggumpal.
Jika bulu mata mudah turun setelah dijepit, kamu bisa mempertimbangkan maskara waterproof dengan klaim curling. Sementara itu, untuk riasan natural sehari-hari, formula defining dapat menjadi pilihan.
3. Pilih bentuk sikat yang sesuai
Bentuk sikat atau wand ikut menentukan hasil akhir maskara. Sikat dengan bulu rapat umumnya membantu melapisi bulu mata agar terlihat lebih bervolume. Sikat ramping dapat memudahkan aplikasi pada bulu mata pendek atau sudut mata, sedangkan sikat melengkung dirancang untuk mengikuti bentuk bulu mata.
Bentuk sikat atau wand ikut menentukan hasil akhir maskara. Ilustrasi Magnific
Jangan hanya terpikat pada bentuk kemasan. Perhatikan juga apakah sikatnya mudah digunakan, mampu menjangkau bulu mata bagian bawah, dan membantu memisahkan helai tanpa meninggalkan terlalu banyak produk.
4. Cek formula agar tidak mudah menggumpal
Maskara yang tahan lama belum tentu nyaman digunakan jika formulanya membuat bulu mata terasa berat atau menggumpal. Untuk hasil lebih rapi, cari produk yang dapat melapisi bulu mata secara merata dan memungkinkan pengaplikasian bertahap.
Aplikasikan satu lapisan tipis terlebih dahulu, lalu tambahkan lapisan berikutnya jika diperlukan. Hindari memompa sikat berulang kali ke dalam tabung karena dapat memasukkan udara dan membuat produk lebih cepat mengering.
Perhatikan pula tanggal kedaluwarsa dan anjuran masa pakai setelah produk dibuka. Maskara yang sudah berubah bau, tekstur, atau kondisinya sebaiknya tidak digunakan lagi.
5. Pertimbangkan kenyamanan mata
Area mata tergolong sensitif. Jika kamu memiliki mata yang mudah berair, memakai lensa kontak, atau pernah mengalami iritasi akibat kosmetik, periksa daftar bahan dan keterangan pada kemasan sebelum membeli.
Produk berlabel ophthalmologist-tested atau yang menyebutkan kesesuaian untuk pengguna lensa kontak dapat menjadi pertimbangan, tetapi label tersebut bukan jaminan bahwa produk pasti cocok untuk semua orang. Hentikan pemakaian jika muncul kemerahan, rasa perih, gatal, atau iritasi.
6. Pastikan maskara mudah dibersihkan
Maskara waterproof memang dirancang agar tidak mudah terhapus oleh air. Konsekuensinya, produk ini biasanya membutuhkan pembersih yang sesuai, misalnya eye makeup remover berbasis minyak atau pembersih khusus kosmetik tahan air.
Saat membersihkan riasan, tempelkan kapas yang sudah dibasahi pembersih pada kelopak mata selama beberapa detik, lalu usap perlahan tanpa menggosok keras. Cara ini membantu melarutkan maskara sehingga kamu tidak perlu menarik atau menggesek bulu mata berulang kali.
Jangan tidur dengan maskara masih menempel. Membersihkan riasan mata sebelum tidur membantu menjaga kebersihan area mata dan mengurangi penumpukan sisa kosmetik.
Tips agar maskara lebih tahan lama
Selain memilih produk yang tepat, cara pemakaian juga memengaruhi hasil akhir. Jepit bulu mata sebelum mengaplikasikan maskara, pastikan area kelopak mata tidak terlalu berminyak, lalu oleskan maskara dari pangkal menuju ujung dengan gerakan ringan.
Hindari mengaplikasikan terlalu banyak lapisan sekaligus karena dapat membuat bulu mata menggumpal. Jika maskara mulai meninggalkan noda, periksa juga apakah produk sudah terlalu lama dibuka atau formula yang digunakan kurang sesuai dengan kondisi kulitmu.
Pada akhirnya, maskara waterproof terbaik bukan sekadar yang paling tahan air, melainkan produk yang sesuai dengan kebutuhan bulu mata, nyaman digunakan, dan dapat dibersihkan tanpa perlu menggosok area mata secara berlebihan.
(FIR)