- Memasuki usia 50 tahun, kulit secara alami mengalami penurunan produksi kolagen.
- Dampaknya, kulit jadi makin gampang kering, muncul flek hitam, dan elastisitasnya berkurang.
- Sunscreen yang sekaligus berfungsi sebagai moisturizer (2-in-1) sangat direkomendasikan. Selain praktis, kombinasi ini memberikan kelembapan intensif.
Jakarta: Memasuki usia 50 tahun, kulit secara alami mengalami penurunan produksi kolagen. Dampaknya, kulit jadi makin gampang kering, muncul flek hitam, dan elastisitasnya berkurang.
Di fase ini, perlindungan dari sinar matahari gak cuma sekadar biar kulit gak gosong, tapi jadi fondasi utama dalam merawat mature skin.
Penggunaan sunscreen yang sekaligus berfungsi sebagai moisturizer (2-in-1) sangat direkomendasikan.
Selain praktis, kombinasi ini memberikan kelembapan intensif dan proteksi maksimal dari sinar UVA, UVB, hingga polusi tanpa bikin kulit terasa berat.
Nah, berikut ini beberapa rekomendasi sunscreen moisturizer yang cocok buat merawat kekenyalan kulit dan menyamarkan hiperpigmentasi di usia 50-an.
Tabir surya harian yang populer dilengkapi SPF 50+ untuk melindungi dari UV-B penyebab kulit terbakar, serta PA+++ untuk menangkal UV-A pemicu penuaan dini.
Kandungan utamanya ada Improved Hyaluronic Acid (AcHA) dan Collagen buat menjaga elastisitas kulit, plus Vitamin B5 dan E untuk nutrisi ekstra.
Teksturnya cair seperti susu (water-based), ringan, dan agak encer, jadi perlu dikocok dulu sebelum dipakai biar formulanya menyatu sempurna.
Cepat meresap, terasa lembap, gak lengket, dan enggak meninggalkan whitecast. Efek akhirnya dewy (tampak glowing alami) dan praktis dipakai sebagai dasar riasan.
Formula ini bebas pewarna dan parfum, non-acnegenic, serta non-comedogenic, jadi aman buat semua jenis kulit.
Pilihan 100% vegan mineral sunscreen yang diformulasikan khusus buat kulit sensitif, anak-anak mulai usia 1 tahun, hingga ibu hamil.
Sunscreen ini punya SPF 50+ PA++++ dengan proteksi 7-in-1 (melindungi dari UVA, UVB, blue light, polusi, radikal bebas, hingga tingkat DNA).
Formulanya bebas alkohol, bebas pewangi, hypoallergenic, dan tahan air hingga 80 menit (water-resistant). Tekstur creamy-nya tergolong mudah diratakan, ringan, dan cepat meresap dibanding physical sunscreen pada umumnya.
Hampir gak meninggalkan whitecast—meski pada kulit sawo matang mungkin ada sedikit efek tone up di awal, tapi bakal menyatu merata setelah dibaurkan.
Dikenal juga sebagai The Face Hydrating Sunscreen UV Defender. Bertekstur gel-lotion atau cloud lotion yang sangat ringan, gampang diratain, cepat meresap, dan kerasa kaya air di kulit.
Sunscreen jenis chemical ini mengandalkan Niacinamide buat mencerahkan dan mengontrol minyak, Aloe Vera buat hidrasi dan menenangkan kulit, serta Allantoin buat meredakan kemerahan.
Produk ini hampir gak meninggalkan whitecast atau efek abu-abu, serta enggak gampang pilling (menggumpal) pas ditimpa makeup.
Sunscreen bertekstur watery gel ini mengusung klaim broad spectrum dengan SPF 50 PA++++ yang melindungi kulit dari UVA, UVB, hingga blue light.
Pas diusap ke wajah, teksturnya langsung meleleh seperti air dan memberikan sensasi dingin yang menyegarkan. Didukung Aquafuse Technology dengan pelembap tinggi, 0% alkohol, non-comedogenic, serta dilengkapi pollution protection.
Sunscreen ini enggak meninggalkan whitecast yang mencolok dan pas banget buat pemilik kulit normal cenderung kering karena daya hidrasinya yang mantap.
Rekomendasi terbaik buat usia 50-an yang punya kulit sangat sensitif atau gampang kemerahan. Sunscreen ini mengandung Gliserin dan Vitamin E yang ngasih hidrasi mendalam tanpa bikin kulit iritasi.
Bebas pewangi (fragrance-free) dan non-comedogenic, produk ini bisa berfungsi ganda sebagai pelembap harian. Tekstur krim lembutnya nyaman di wajah dan leher, cepat meresap, serta gak meninggalkan whitecast.
(TIN)
Di fase ini, perlindungan dari sinar matahari gak cuma sekadar biar kulit gak gosong, tapi jadi fondasi utama dalam merawat mature skin.
Penggunaan sunscreen yang sekaligus berfungsi sebagai moisturizer (2-in-1) sangat direkomendasikan.
Selain praktis, kombinasi ini memberikan kelembapan intensif dan proteksi maksimal dari sinar UVA, UVB, hingga polusi tanpa bikin kulit terasa berat.
Nah, berikut ini beberapa rekomendasi sunscreen moisturizer yang cocok buat merawat kekenyalan kulit dan menyamarkan hiperpigmentasi di usia 50-an.
1. Skin Aqua UV Moisture Milk
(Skin Aqua UV Moisture Milk. Foto: Dok. Shopee)
Kandungan utamanya ada Improved Hyaluronic Acid (AcHA) dan Collagen buat menjaga elastisitas kulit, plus Vitamin B5 dan E untuk nutrisi ekstra.
Teksturnya cair seperti susu (water-based), ringan, dan agak encer, jadi perlu dikocok dulu sebelum dipakai biar formulanya menyatu sempurna.
Cepat meresap, terasa lembap, gak lengket, dan enggak meninggalkan whitecast. Efek akhirnya dewy (tampak glowing alami) dan praktis dipakai sebagai dasar riasan.
Formula ini bebas pewarna dan parfum, non-acnegenic, serta non-comedogenic, jadi aman buat semua jenis kulit.
2. Amaterasun Physical Sunscreen
(Amaterasun Physical Sunscreen. Foto: Dok. Shopee)
Sunscreen ini punya SPF 50+ PA++++ dengan proteksi 7-in-1 (melindungi dari UVA, UVB, blue light, polusi, radikal bebas, hingga tingkat DNA).
Formulanya bebas alkohol, bebas pewangi, hypoallergenic, dan tahan air hingga 80 menit (water-resistant). Tekstur creamy-nya tergolong mudah diratakan, ringan, dan cepat meresap dibanding physical sunscreen pada umumnya.
Hampir gak meninggalkan whitecast—meski pada kulit sawo matang mungkin ada sedikit efek tone up di awal, tapi bakal menyatu merata setelah dibaurkan.
3. The Face Hydrating Sunscreen SPF 35 PA++++
(The Face Hydrating Sunscreen SPF 35 PA++++. Foto: Dok. Shopee)
Sunscreen jenis chemical ini mengandalkan Niacinamide buat mencerahkan dan mengontrol minyak, Aloe Vera buat hidrasi dan menenangkan kulit, serta Allantoin buat meredakan kemerahan.
Produk ini hampir gak meninggalkan whitecast atau efek abu-abu, serta enggak gampang pilling (menggumpal) pas ditimpa makeup.
4. Wardah UV Shield Aqua Fresh Essence
(Wardah UV Shield Aqua Fresh Essence. Foto: Dok. Wardah)
Pas diusap ke wajah, teksturnya langsung meleleh seperti air dan memberikan sensasi dingin yang menyegarkan. Didukung Aquafuse Technology dengan pelembap tinggi, 0% alkohol, non-comedogenic, serta dilengkapi pollution protection.
Sunscreen ini enggak meninggalkan whitecast yang mencolok dan pas banget buat pemilik kulit normal cenderung kering karena daya hidrasinya yang mantap.
5. Cetaphil UVA/UVB Defense SPF 50+
(Cetaphil UVA/UVB Defense SPF 50+. Foto: Dok. Shopee)
Bebas pewangi (fragrance-free) dan non-comedogenic, produk ini bisa berfungsi ganda sebagai pelembap harian. Tekstur krim lembutnya nyaman di wajah dan leher, cepat meresap, serta gak meninggalkan whitecast.
(TIN)