BEAUTY
Tips Pilih Concealer Biar Look Kamu Makin Kece & Anti-ashy
Mia Vale
Selasa 07 April 2026 / 11:58
- Concealer itu bisa dibilang penyelamat banget buat nutupin "dosa-dosa" di wajah.
- Mulai dari bekas jerawat, kantung mata yang gelap, sampai warna kulit yang enggak rata.
- Pilih concealer seperti langkah di bawah ini biar enggak jadi putih abu-abu.
Jakarta: Concealer itu bisa dibilang penyelamat banget buat nutupin "dosa-dosa" di wajah, mulai dari bekas jerawat, kantung mata yang gelap, sampai warna kulit yang enggak rata.
Tapi jujur aja, cari shade concealer yang pas itu sering bikin bingung, apalagi kalau baru pertama kali coba. Salah pilih sedikit, bukannya tertutup malah bisa bikin muka kelihatan abu-abu atau ashy.
Tenang aja, buat kamu yang baru mau mulai eksperimen, enggak perlu panik. Biar hasilnya tetap natural dan flawless, yuk intip beberapa tips milih concealer ala Clarins yang wajib kamu tahu!
Mengetahui warna undertone kulitmu sebelum memilih warna concealer, sangatlah penting. Apalagi untuk area under eye. Dan metode paling umum untuk mengetahui warna undertone adalah dengan melihat warna nadi.
Jika warna nadi kebiruan, berarti kamu memiliki cool undertone. Sedangkan jika warna nadinya hijau, berarti kamu masuk kategori warm undertone. Awas, salah memilih warna concealer karena tidak sesuai undertonemu, bisa menjadikan wajah kamu abu-abu.
.jpg)
(Pilihlah concealer 1-2 tingkat lebih terang dari warna kulit/foundation untuk menyorot (highlight) bawah mata, dan warna yang senada dengan kulit untuk menutupi noda. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Kalau sudah mengetahui undertonemu, cari tahu jenis kulit wajahmu. Pastikan pilih concealer yang sesuai dengan jenis kulit kamu. Pasalnya, ada banyak macam concealer, mulai dari stik, liquid, sampai krim.
Tiga jenis concealer ini bisa kamu pilih dengan menyesuaikan tipe kulit wajah kamu. Bagi kamu yang berjenis kulit kering, pilih concealer bertekstur krim, di mana mengandung pelembap.
Untuk jenis kulit berminyak atau berjerawat, sebaiknya memilih concealer yang berbentuk cair. Dan, untuk kulit yang cenderung normal, bisa mencoba powder concealer dengan hasil yang matte finish.
Untuk pemilihan warna concealer, carilah warna yang satu tone lebih terang di atas warna kulit kita sebenarnya. Seperti diketahui, kadang di bawah mata kita terdapat lingkaran hitam, maka kita harus mencari korektor warna yang dapat membantu menyeimbangkan perubahan warna tersebut.
Ingat, pemilihan warna ini ditujukan untuk meminimalisasi berubahnya warna saat foundation sudah mulai teroksidasi. Dengan begitu, makeup kita enggak abu-abu karena terlalu terang atau terlalu gelap.
Pilih warna kuning dan oranye untuk membantu menyeimbangkan warna ungu dan biru di bawah mata. Pilih warna merah muda atau peach jika Anda memiliki kulit cerah.
Selain warna, concealer hadir dalam berbagai formula, mulai dari cair, krim, hingga stik. Concealer cair cocok untuk kulit kering dan area bawah mata karena teksturnya yang ringan dan melembapkan.
Concealer krim biasanya memberikan cakupan lebih penuh dan cocok untuk menutupi noda atau bekas jerawat. Sementara, concealer stik sering kali lebih mudah digunakan untuk touch-up cepat dan cocok untuk semua jenis kulit.
Ingat, untuk menggunakan concealer, cukup dalam jumlah minimal, hanya mengoleskannya pada area yang membutuhkannya. Jangan terlalu banyak menggunakan concealer.
Hanya tutupi area gelap, yang biasanya berada di sudut dalam mata, dan sepertiga pertama atau setengah pertama area bawah mata. Setengah bagian luar biasanya tidak perlu ditutupi kecuali kamu memiliki kemerahan atau pigmentasi di sudut luar mata.
Jika kam memiliki perubahan warna pada kelopak mata, kamu juga dapat mengoleskan sedikit concealer di seluruh kelopak mata. Untuk mengaplikasikannya, kamu bisa menggunakan jari atau kuas kecil.
Sebelum membeli, sebaiknya uji concealer secara langsung terlebih dulu sebelum membelinya. Cobalah aplikasikan di area kecil wajah dan perhatikan bagaimana produk tersebut menyatu dengan kulitmu, bagaimana kemudahannya ketika di-blend, serta berapa lama ketahanannya.
Pilih concealer yang tidak mudah luntur atau berubah warna sepanjang hari, terutama jika kamu memiliki aktivitas yang padat dan memiliki waktu yang terbatas untuk melakukan touch-up.
Sekali lagi yang harus diingat bagi pemula, sangat disarankan untuk langsung membelinya secara langsung di toko offline. Hal ini untuk meminimalisasi adanya kesalahan shade ketika membeli concealer.
Belinya langsung di toko offline, lalu coba dulu di tempat yang terang dan pencahayaannya bagus. Coba concealer-nya jangan di tangan, tapi coba di bawah mata langsung, agar tahu apakah shade tersebut, cocok atau tidak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Tapi jujur aja, cari shade concealer yang pas itu sering bikin bingung, apalagi kalau baru pertama kali coba. Salah pilih sedikit, bukannya tertutup malah bisa bikin muka kelihatan abu-abu atau ashy.
Tenang aja, buat kamu yang baru mau mulai eksperimen, enggak perlu panik. Biar hasilnya tetap natural dan flawless, yuk intip beberapa tips milih concealer ala Clarins yang wajib kamu tahu!
Baca Juga :
Jujurly Bingung, Foundation atau Concealer Dulu? Begini Rahasia Complexion Bir Gak Medok
Ketahui undertone kulitmu
Mengetahui warna undertone kulitmu sebelum memilih warna concealer, sangatlah penting. Apalagi untuk area under eye. Dan metode paling umum untuk mengetahui warna undertone adalah dengan melihat warna nadi.
Jika warna nadi kebiruan, berarti kamu memiliki cool undertone. Sedangkan jika warna nadinya hijau, berarti kamu masuk kategori warm undertone. Awas, salah memilih warna concealer karena tidak sesuai undertonemu, bisa menjadikan wajah kamu abu-abu.
Sesuaikan dengan jenis kulit
.jpg)
(Pilihlah concealer 1-2 tingkat lebih terang dari warna kulit/foundation untuk menyorot (highlight) bawah mata, dan warna yang senada dengan kulit untuk menutupi noda. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Kalau sudah mengetahui undertonemu, cari tahu jenis kulit wajahmu. Pastikan pilih concealer yang sesuai dengan jenis kulit kamu. Pasalnya, ada banyak macam concealer, mulai dari stik, liquid, sampai krim.
Tiga jenis concealer ini bisa kamu pilih dengan menyesuaikan tipe kulit wajah kamu. Bagi kamu yang berjenis kulit kering, pilih concealer bertekstur krim, di mana mengandung pelembap.
Untuk jenis kulit berminyak atau berjerawat, sebaiknya memilih concealer yang berbentuk cair. Dan, untuk kulit yang cenderung normal, bisa mencoba powder concealer dengan hasil yang matte finish.
Pemilihan warna dan formula yang tepat
Untuk pemilihan warna concealer, carilah warna yang satu tone lebih terang di atas warna kulit kita sebenarnya. Seperti diketahui, kadang di bawah mata kita terdapat lingkaran hitam, maka kita harus mencari korektor warna yang dapat membantu menyeimbangkan perubahan warna tersebut.
Ingat, pemilihan warna ini ditujukan untuk meminimalisasi berubahnya warna saat foundation sudah mulai teroksidasi. Dengan begitu, makeup kita enggak abu-abu karena terlalu terang atau terlalu gelap.
Pilih warna kuning dan oranye untuk membantu menyeimbangkan warna ungu dan biru di bawah mata. Pilih warna merah muda atau peach jika Anda memiliki kulit cerah.
Selain warna, concealer hadir dalam berbagai formula, mulai dari cair, krim, hingga stik. Concealer cair cocok untuk kulit kering dan area bawah mata karena teksturnya yang ringan dan melembapkan.
Concealer krim biasanya memberikan cakupan lebih penuh dan cocok untuk menutupi noda atau bekas jerawat. Sementara, concealer stik sering kali lebih mudah digunakan untuk touch-up cepat dan cocok untuk semua jenis kulit.
Cara memakai concealer
Ingat, untuk menggunakan concealer, cukup dalam jumlah minimal, hanya mengoleskannya pada area yang membutuhkannya. Jangan terlalu banyak menggunakan concealer.
Hanya tutupi area gelap, yang biasanya berada di sudut dalam mata, dan sepertiga pertama atau setengah pertama area bawah mata. Setengah bagian luar biasanya tidak perlu ditutupi kecuali kamu memiliki kemerahan atau pigmentasi di sudut luar mata.
Jika kam memiliki perubahan warna pada kelopak mata, kamu juga dapat mengoleskan sedikit concealer di seluruh kelopak mata. Untuk mengaplikasikannya, kamu bisa menggunakan jari atau kuas kecil.
Uji ketahanan produk
Sebelum membeli, sebaiknya uji concealer secara langsung terlebih dulu sebelum membelinya. Cobalah aplikasikan di area kecil wajah dan perhatikan bagaimana produk tersebut menyatu dengan kulitmu, bagaimana kemudahannya ketika di-blend, serta berapa lama ketahanannya.
Pilih concealer yang tidak mudah luntur atau berubah warna sepanjang hari, terutama jika kamu memiliki aktivitas yang padat dan memiliki waktu yang terbatas untuk melakukan touch-up.
Sekali lagi yang harus diingat bagi pemula, sangat disarankan untuk langsung membelinya secara langsung di toko offline. Hal ini untuk meminimalisasi adanya kesalahan shade ketika membeli concealer.
Belinya langsung di toko offline, lalu coba dulu di tempat yang terang dan pencahayaannya bagus. Coba concealer-nya jangan di tangan, tapi coba di bawah mata langsung, agar tahu apakah shade tersebut, cocok atau tidak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)