BEAUTY

Kulit Kusam Butuh Vitamin C, Mending Serum atau Moisturizer?

Yatin Suleha
Jumat 23 Oktober 2026 / 21:12
Ringkasnya gini..
  • Serum vitamin C dan moisturizer vitamin C punya fungsi berbeda meski sama-sama mengandung vitamin C.
  • Serum biasanya berfokus pada perawatan kulit kusam dan noda gelap, sedangkan moisturizer membantu menjaga kelembapan kulit.
  • Keduanya bisa digunakan bersamaan sesuai kebutuhan kulit, lalu dilengkapi sunscreen pada pagi hari.

Jakarta: Udah rajin skincare-an, tapi wajah masih kelihatan kusam? Sebelum buru-buru checkout produk baru, coba cek dulu kebutuhan kulitmu. Kamu mungkin sedang bingung memilih serum vitamin C atau moisturizer yang mengandung vitamin C.

Keduanya memang sering masuk dalam rutinitas skincare untuk membantu kulit terlihat lebih cerah. Namun, serum dan moisturizer punya fungsi yang berbeda. Jadi, bukan soal mana yang paling ampuh, melainkan produk mana yang paling sesuai dengan kebutuhan kulitmu.

 

Morning Skincare Ritual
Serum vitamin C dan moisturizer vitamin C untuk membantu merawat kulit kusam. (Foto: AI Generated)

 

Mana yang lebih cocok buat kulit kusam?

Kalau kamu lagi fokus merawat noda gelap atau warna kulit yang terlihat nggak merata, serum vitamin C bisa jadi pilihan. Serum umumnya punya tekstur lebih ringan dan bisa diformulasikan dengan konsentrasi bahan aktif yang lebih tinggi. Namun, hasilnya tetap bergantung pada formula produknya, ya.

Sementara itu, moisturizer vitamin C cocok buat kamu yang ingin merawat tampilan kulit kusam sekaligus menjaga kelembapannya. Produk ini menggabungkan vitamin C dengan bahan pelembap, sehingga bisa jadi pilihan praktis buat rutinitas skincare sehari-hari.

Vitamin C nggak cuma ditemukan dalam serum, tetapi juga bisa menjadi kandungan dalam krim dan losion. Artinya, kamu tetap bisa mendapatkan manfaat vitamin C dari moisturizer, tergantung formula dan konsentrasinya.

Jadi, nggak ada yang otomatis lebih unggul. Kalau kulitmu cenderung kering, pertimbangkan moisturizer dengan kandungan pelembap yang sesuai. Kalau ingin fokus pada noda gelap, serum vitamin C bisa menjadi pilihan tambahan.

 


 

Bisa pakai serum dan moisturizer vitamin C sekaligus?

Bisa, kok! Kamu boleh menggunakan serum vitamin C dan moisturizer vitamin C dalam satu rutinitas selama keduanya cocok dengan kulitmu. Namun, memakai dua produk dengan kandungan yang sama bukan berarti hasilnya pasti lebih cepat atau lebih maksimal.

Perhatikan juga formula keseluruhan dan reaksi kulit. Kalau baru pertama kali mencoba vitamin C, mulai secara bertahap sesuai petunjuk produk. Hentikan pemakaian kalau muncul iritasi yang menetap.

American Academy of Dermatology (AAD), organisasi profesi dokter kulit di Amerika Serikat, menyarankan memilih produk berdasarkan kebutuhan dan jenis kulit. Jadi, jangan asal menumpuk produk hanya karena kandungannya sedang populer.

 

Urutan pakainya biar nggak ketuker

Kalau ingin menggunakan keduanya pada pagi hari, kamu bisa mengikuti urutan berikut:

  1. Facial wash: Bersihkan wajah dari minyak dan kotoran.

  2. Serum vitamin C: Aplikasikan sesuai petunjuk pada kemasan.

  3. Moisturizer vitamin C: Gunakan setelah serum untuk membantu menjaga kelembapan kulit.

  4. Sunscreen: Akhiri rutinitas dengan tabir surya minimal SPF 30.

Urutan tersebut mengikuti prinsip umum perawatan kulit dari Cleveland Clinic, yaitu memakai produk dari tekstur lebih ringan ke lebih kental. Kalau moisturizer vitamin C sudah cukup untuk kebutuhan kulitmu, kamu juga nggak wajib menambahkan serum.

Intinya, serum vitamin C dan moisturizer vitamin C sama-sama bisa masuk rutinitas perawatan kulit kusam. Pilih berdasarkan kebutuhan, formula, dan kenyamanan kulitmu. Jangan lupa sunscreen, karena vitamin C bukan pengganti perlindungan dari sinar UV.



Desi I.



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(TIN)

MOST SEARCH