BEAUTY

Biar Gak Kayak Kulit Jeruk! Ini Alasan Pori-Pori Membesar yang Sering Kamu Spelekan

Aulia Putriningtias
Selasa 01 September 2026 / 16:47
Ringkasnya gini..
  • Pori-pori wajah yang terlihat besar sering kali membuat seseorang merasa kurang percaya diri.
  • Banyak orang kemudian menganggap kondisi ini semata-mata disebabkan oleh kulit berminyak.
  • Padahal, pori-pori yang tampak membesar bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor. 
Jakarta: Pori-pori wajah yang terlihat besar sering kali membuat seseorang merasa kurang percaya diri. Ternyata ada penyebabnya mengapa ini bisa terjadi!

Banyak orang kemudian menganggap kondisi ini semata-mata disebabkan oleh kulit berminyak. Padahal, pori-pori yang tampak membesar bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor. 

Mulai dari produksi sebum berlebih, perubahan hormon, pertambahan usia, hingga faktor genetik. Bahkan, paparan sinar matahari dan kondisi kulit yang terlalu kering juga dapat berperan.

Ukuran pori-pori setiap orang juga memang berbeda. Pada sebagian orang, pori-pori secara alami terlihat lebih besar karena faktor bawaan. Jadi, kondisi ini tidak selalu berarti seseorang kurang menjaga kebersihan wajah.

Lantas, apa saja alasan pori-pori wajah bisa terlihat membesar? Berikut beberapa penyebab yang biasanya dialami oleh banyak orang, antara lain:
 

1. Produksi minyak berlebih

Produksi sebum atau minyak alami yang berlebihan menjadi salah satu penyebab umum pori-pori terlihat lebih besar. Pori-pori berfungsi sebagai saluran keluarnya sebum, sehingga ketika minyak diproduksi terlalu banyak, pori-pori dapat terlihat semakin jelas.
 

2. Pertambahan usia

Pori-pori yang semakin terlihat seiring bertambahnya usia juga merupakan hal yang bisa terjadi secara alami. Salah satu alasannya adalah produksi kolagen dan elastin pada kulit mengalami penurunan.

Kolagen dan elastin berperan dalam menjaga kekencangan serta elastisitas kulit. Ketika jumlahnya berkurang, kulit dapat menjadi lebih kendur sehingga pori-pori terlihat lebih besar.
 

3. Faktor genetik

Seseorang yang memiliki orang tua dengan pori-pori besar memiliki kemungkinan mengalami kondisi serupa. Faktor bawaan ini juga berkaitan dengan jenis kulit, struktur kulit, serta tingkat produksi minyak. Karena merupakan faktor genetik, kondisi tersebut tentu tidak sepenuhnya bisa dihindari.
 

4. Perubahan hormon

Perubahan hormon juga dapat membuat pori-pori terlihat lebih besar. Kondisi ini dapat terjadi, misalnya, saat pubertas atau selama siklus menstruasi. Perubahan hormon tertentu dapat membuat kelenjar minyak menjadi lebih aktif sehingga produksi sebum meningkat. 

Akibatnya, pori-pori dapat terlihat lebih besar. Pada kondisi yang berkaitan dengan perubahan hormon, tampilan pori-pori bisa kembali membaik ketika kondisi hormon lebih stabil.
 

5. Paparan sinar matahari berlebihan

Terlalu sering terpapar sinar matahari tanpa perlindungan yang memadai juga dapat berpengaruh terhadap tampilan pori-pori. Paparan sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan dapat merusak kolagen dan elastin pada kulit.

Ketika elastisitas kulit berkurang akibat kerusakan tersebut, kulit menjadi lebih mudah terlihat kendur dan pori-pori pun dapat tampak semakin besar. Paparan matahari juga dapat memicu produksi sebum berlebih.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(TIN)

MOST SEARCH