Jakarta: Mutiara biasa digunakan sebagai aksesori untuk mempercantik dan membuat tampilan menjadi lebih menarik. Namun selain itu, ternyata mutiara juga bisa membantu dalam membersihkan wajah lho.
Butiran-butiran halus pada bubuk mutiara, bisa mengatasi sel-sel kulit mati yang menumpuk di kulit.
Dokter Spesialis Kulit, dr. Arini Astasari Widodo, SpKK mengatakan, penumpukan sel kulit mati, paparan sinar UV, kurang tidur, stres, serta tidak membersihkan kulit dengan baik rentan menyebabkan kulit menjadi kusam. Untuk mencegah kulit kusam, bersihkan wajah minimal dua kali sehari dengan sabun pencuci wajah yang sesuai dengan jenis kulit kita.
"Membersihkan wajah akan membantu menghilangkan kulit mati dan membersihkan kotoran serta radikal bebas yang menempel di kulit yang berpotensi membuat kulit berjerawat dan menua. Berbagai kandungan yang dapat membantu mencegah radikal bebas juga dapat membantu mencegah kulit kusam dan penuaan. Salah satu kandungan yang sedang diteliti adalah kandungan dengan ekstrak mutiara," ujar dr. Arini.
Menurutnya, mutiara kaya akan asam amino dan berbagai mineral. Serta, kalsium, magnesium, dan selenium yang ada dalam bubuk mutiara berperan sebagai kofaktor dalam enzim antioksidan sehingga dapat melindungi dari radikal bebas," jelasnya.

(Gunakan pembersih yang lembut saat membersihkan wajah. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)
Dalam membersihkan kulit wajah, dr. Arini memberikan beberapa tips. Pertama, jangan gunakan air panas. Kedua, gunakan pembersih yang lembut. Ketiga, gunakan ujung-ujung jari dan jangan gunakan alat-alat lain untuk membersihkan wajah.
“Penggunaan alat untuk scrub tidak direkomendasikan terutama untuk kulit yang berjerawat, kering, dan sensitif. Bersihkan wajah dengan lembut, dan yang pasti bilas sampai benar-benar bersih. Selain itu, jangan gosok kulit setelah mencuci wajah. Tepuk wajah dengan lembut menggunakan handuk bersih saja,” saran dr. Arini.
Dalam memilih air untuk membersihkan wajah, dr. Arini menyarankan untuk menggunakan air yang tidak terlalu panas atau tidak terlalu dingin.
“Gunakan air suhu ruang karena suhu yang terlalu ekstrem bisa merusak kulit. Air yang terlalu panas juga bisa melarutkan lemak kulit yang sebenarnya berguna untuk menjaga kelembapan kulit,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(yyy)
Butiran-butiran halus pada bubuk mutiara, bisa mengatasi sel-sel kulit mati yang menumpuk di kulit.
Dokter Spesialis Kulit, dr. Arini Astasari Widodo, SpKK mengatakan, penumpukan sel kulit mati, paparan sinar UV, kurang tidur, stres, serta tidak membersihkan kulit dengan baik rentan menyebabkan kulit menjadi kusam. Untuk mencegah kulit kusam, bersihkan wajah minimal dua kali sehari dengan sabun pencuci wajah yang sesuai dengan jenis kulit kita.
"Membersihkan wajah akan membantu menghilangkan kulit mati dan membersihkan kotoran serta radikal bebas yang menempel di kulit yang berpotensi membuat kulit berjerawat dan menua. Berbagai kandungan yang dapat membantu mencegah radikal bebas juga dapat membantu mencegah kulit kusam dan penuaan. Salah satu kandungan yang sedang diteliti adalah kandungan dengan ekstrak mutiara," ujar dr. Arini.
Menurutnya, mutiara kaya akan asam amino dan berbagai mineral. Serta, kalsium, magnesium, dan selenium yang ada dalam bubuk mutiara berperan sebagai kofaktor dalam enzim antioksidan sehingga dapat melindungi dari radikal bebas," jelasnya.

(Gunakan pembersih yang lembut saat membersihkan wajah. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)
Dalam membersihkan kulit wajah, dr. Arini memberikan beberapa tips. Pertama, jangan gunakan air panas. Kedua, gunakan pembersih yang lembut. Ketiga, gunakan ujung-ujung jari dan jangan gunakan alat-alat lain untuk membersihkan wajah.
“Penggunaan alat untuk scrub tidak direkomendasikan terutama untuk kulit yang berjerawat, kering, dan sensitif. Bersihkan wajah dengan lembut, dan yang pasti bilas sampai benar-benar bersih. Selain itu, jangan gosok kulit setelah mencuci wajah. Tepuk wajah dengan lembut menggunakan handuk bersih saja,” saran dr. Arini.
Dalam memilih air untuk membersihkan wajah, dr. Arini menyarankan untuk menggunakan air yang tidak terlalu panas atau tidak terlalu dingin.
“Gunakan air suhu ruang karena suhu yang terlalu ekstrem bisa merusak kulit. Air yang terlalu panas juga bisa melarutkan lemak kulit yang sebenarnya berguna untuk menjaga kelembapan kulit,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(yyy)