Penari dari komunitas KITAPOLENG, Mireki Jasmine Okubo, mementaskan komposisi tari berjudul
Penari dari komunitas KITAPOLENG, Mireki Jasmine Okubo, mementaskan komposisi tari berjudul "Kukusan Paon" saat rangkaian pentas Seni Bandung di Cikapundung Riverspot, Bandung, Jawa Barat.
Pertunjukan ini mengisahkan perempuan yang selalu dipandang sebagai makhluk lemah, tetapi sebenarnya dibalik kelembutannya selalu memiliki kekuatan yang terpendam.
Pertunjukan ini mengisahkan perempuan yang selalu dipandang sebagai makhluk lemah, tetapi sebenarnya dibalik kelembutannya selalu memiliki kekuatan yang terpendam.
Terinspirasi dari Ibu Made, pemilik Made’s Warung yang ada di Kuta, Bali sejak tahun 1969 mampu membuat warung dengan masakan khas Balinya menjadi titik temu para manusia yang berdatangan ke Bali. Kesuksesan yang berasal dari simbol perempuan yaitu ruang kekuasaannya, Paon atau dapur.
Terinspirasi dari Ibu Made, pemilik Made’s Warung yang ada di Kuta, Bali sejak tahun 1969 mampu membuat warung dengan masakan khas Balinya menjadi titik temu para manusia yang berdatangan ke Bali. Kesuksesan yang berasal dari simbol perempuan yaitu ruang kekuasaannya, Paon atau dapur.

Kisah di Balik Pentas Kukusan Paon

25 Oktober 2017 08:53
Metrotvnews.com, Bandung: Penari dari komunitas KITAPOLENG, Mireki Jasmine Okubo, mementaskan komposisi tari berjudul "Kukusan Paon" saat rangkaian pentas Seni Bandung di Cikapundung Riverspot, Bandung, Jawa Barat, Selasa (24/10/2017). Tarian tersebut mengangkat isu feminisme yang terinspirasi sosok Mbok Made, pemilik Made`s Warung di Kuta, Bali, sejak tahun 1960-an. Fenomena warung merupakan sebagai ruang pertemuan beragam manusia dengan latar belakang budaya yang berbeda. ANTARA/M Agung Rajasa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(KHL)

Rona