Warga membawa gunungan apem yang dikirab dari Masjid Besar Jatinom untuk disebar saat tradisi sebar apem Ya Qowiyyu di Jatinom, Klaten, Jawa Tengah, Jumat.
Warga membawa gunungan apem yang dikirab dari Masjid Besar Jatinom untuk disebar saat tradisi sebar apem Ya Qowiyyu di Jatinom, Klaten, Jawa Tengah, Jumat.
Ribuan berebut apem yang disebar saat tradisi Ya Qawiyyu di Jatinom, Klaten, Jawa Tengah
Ribuan berebut apem yang disebar saat tradisi Ya Qawiyyu di Jatinom, Klaten, Jawa Tengah
Tradisi Yaa Qawiyyu yang dilaksanakan turun temurun tersebut digelar untuk mengenang Ki Ageng Gribig sebagai ulama penyebar agama Islam di Klaten pada abad-17 serta sebagai wujud rasa syukur serta memohon kekuatan dan perlindungan kepada Tuhan.
Tradisi Yaa Qawiyyu yang dilaksanakan turun temurun tersebut digelar untuk mengenang Ki Ageng Gribig sebagai ulama penyebar agama Islam di Klaten pada abad-17 serta sebagai wujud rasa syukur serta memohon kekuatan dan perlindungan kepada Tuhan.

Ribuan Warga Berebut Apem Yaa Qowiyuu

19 November 2016 09:30
Metrotvnews.com, Klaten: Ribuan warga mengikuti tradisi 'Yaa Qowiyyu' yang ditandai dengan penyebaran apem di kawasan Sendang Plampeyan, Kelurahan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat (18/11/2016). Tradisi yang dilaksanakan turun temurun tersebut digelar untuk mengenang Ki Ageng Gribig sebagai ulama penyebar agama Islam di Klaten  ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(WWD)

Rona kebudayaan