Puluhan warga mengarak jenazah pada tradisi budaya Mangaro Mamasa, di Desa Minanga, Kecamatan Nosu, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Rabu, 28 Agustus 2019.
Puluhan warga mengarak jenazah pada tradisi budaya Mangaro Mamasa, di Desa Minanga, Kecamatan Nosu, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Rabu, 28 Agustus 2019.
Ritual Mangaro merupakan upacara budaya kematian berupa mengeluarkan jenazah dari 'liang' atau kuburan untuk dibersihkan, dibungkus kembali, dan dilaksanakan sekali setahun setelah musim panen.
Ritual Mangaro merupakan upacara budaya kematian berupa mengeluarkan jenazah dari 'liang' atau kuburan untuk dibersihkan, dibungkus kembali, dan dilaksanakan sekali setahun setelah musim panen.
Mangaro yang berasal dari bahasa setempat, artinya melakukan pekerjaan membongkar, memperbaiki dan mengeluarkan jasad orang yang sudah meninggal (batang rabuk) dari dalam kuburan (alang-alang atau liang), sehingga dapat bertemu kembali dengan keluarganya. Bahkan keluarga dapat memeluk dan menangisi jasad tersebut.
Mangaro yang berasal dari bahasa setempat, artinya melakukan pekerjaan membongkar, memperbaiki dan mengeluarkan jasad orang yang sudah meninggal (batang rabuk) dari dalam kuburan (alang-alang atau liang), sehingga dapat bertemu kembali dengan keluarganya. Bahkan keluarga dapat memeluk dan menangisi jasad tersebut.

Uniknya Ritual Tradisi Budaya Mangaro Mamasa

Rona tradisi
29 Agustus 2019 18:17
Mamasa: Warga Kecamatan Nosu, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat memiliki tradisi unik yaitu Mangaro. Ritual tersebut merupakan upacara budaya kematian berupa mengeluarkan jenazah dari 'liang' atau kuburan untuk dibersihkan, dibungkus kembali. Tradisi tersebut dilaksanakan sekali setahun setelah musim panen. Antara Foto/Akbar Tado
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif