Pemain Teater Koma mementaskan lakon 'J.J Sampah-Sampah Kota' di Graha Bhakti Budya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis, 7 November 2019.
Pemain Teater Koma mementaskan lakon 'J.J Sampah-Sampah Kota' di Graha Bhakti Budya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis, 7 November 2019.
Disutradarai oleh Rangga Riantiarno, 'J.J Sampah-Sampah Kota' berkisah tentang sepasang suami istri bernama Jian dan Juhro yang hidup di gubuk kolong jembatan. Jian bekerja sebagai kuli pengangkut sampah, digaji harian dan tidak punya jaminan masa depan.
Disutradarai oleh Rangga Riantiarno, 'J.J Sampah-Sampah Kota' berkisah tentang sepasang suami istri bernama Jian dan Juhro yang hidup di gubuk kolong jembatan. Jian bekerja sebagai kuli pengangkut sampah, digaji harian dan tidak punya jaminan masa depan.
Meski begitu, dia tetap bekerja dengan jujur, rajin, giat dan gembira. Bersama Juhro yang tengah hamil tua, dia hidup bahagia. Namun hidup tak semulus itu, Jian memiliki pengawas bernama Mandor Kepala dan tiga bawahannya yakni Tiga Pemutus. Mereka ingin melihat sampai sejauh mana kejujuran Jian bisa dipertahankan.
Meski begitu, dia tetap bekerja dengan jujur, rajin, giat dan gembira. Bersama Juhro yang tengah hamil tua, dia hidup bahagia. Namun hidup tak semulus itu, Jian memiliki pengawas bernama Mandor Kepala dan tiga bawahannya yakni Tiga Pemutus. Mereka ingin melihat sampai sejauh mana kejujuran Jian bisa dipertahankan.
Naskah asli dari lakon yang ditulis oleh N. Riantiarno ini dipentaskan pada 1979. Masa 40 tahun memang bukan rentang waktu yang sebentar, namun orang-orang yang dianggap 'sampah-sampah kota' oleh para penguasa ini masih banyak ditemui khususnya di daerah Jakarta.
Naskah asli dari lakon yang ditulis oleh N. Riantiarno ini dipentaskan pada 1979. Masa 40 tahun memang bukan rentang waktu yang sebentar, namun orang-orang yang dianggap 'sampah-sampah kota' oleh para penguasa ini masih banyak ditemui khususnya di daerah Jakarta.
Naskah asli dari lakon yang ditulis oleh N. Riantiarno ini dipentaskan pada 1979. Masa 40 tahun memang bukan rentang waktu yang sebentar, namun orang-orang yang dianggap 'sampah-sampah kota' oleh para penguasa ini masih banyak ditemui khususnya di daerah Jakarta.
Naskah asli dari lakon yang ditulis oleh N. Riantiarno ini dipentaskan pada 1979. Masa 40 tahun memang bukan rentang waktu yang sebentar, namun orang-orang yang dianggap 'sampah-sampah kota' oleh para penguasa ini masih banyak ditemui khususnya di daerah Jakarta.
Teater Koma menggambarkan hal tersebut persis dengan keadaan saat ini. Bagaimana orang miskin yang hidupnya serba pas-pasan masih harus tertimpa kemalangan yang bertubi-tubi, susahnya mencari keadilan hingga penguasa yang melakukan korupsi.
Teater Koma menggambarkan hal tersebut persis dengan keadaan saat ini. Bagaimana orang miskin yang hidupnya serba pas-pasan masih harus tertimpa kemalangan yang bertubi-tubi, susahnya mencari keadilan hingga penguasa yang melakukan korupsi.

Teater Koma Pentaskan 'J.J Sampah-Sampah Kota'

Rona teater koma
08 November 2019 08:56
Jakarta: Kelompok Teater Koma kembali mementaskan produksi terbaru berjudul 'J.J Sampah-Sampah Kota' di Graha Bhakti Budya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis, 7 November 2019. Lakon tersebut sebenarnya pernah ditampilkan 40 tahun lalu, namun ceritanya masih relevan dengan kejadian masa kini. Antara Foto/Hafidz Mubarak A
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif