Terpidana kasus korupsi penyalahgunaan kewenangan untuk penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) di Sulawesi Tenggara, Nur Alam mengikuti sidang peninjauan kembali (PK) atas vonis perkara korupsi yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Terpidana kasus korupsi penyalahgunaan kewenangan untuk penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) di Sulawesi Tenggara, Nur Alam mengikuti sidang peninjauan kembali (PK) atas vonis perkara korupsi yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara itu mengajukan PK usai dijatuhi vonis 12 tahun penjara di Pengadilan Tipikor Jakarta, namun vonis tersebut diperberat pada tingkat banding menjadi 15 tahun penjara di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.
Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara itu mengajukan PK usai dijatuhi vonis 12 tahun penjara di Pengadilan Tipikor Jakarta, namun vonis tersebut diperberat pada tingkat banding menjadi 15 tahun penjara di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.
Terpidana kasus korupsi penyalahgunaan kewenangan untuk penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) di Sulawesi Tenggara, Nur Alam bergegas seusai menjalani sidang peninjauan kembali (PK) atas vonis perkara korupsi yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Terpidana kasus korupsi penyalahgunaan kewenangan untuk penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) di Sulawesi Tenggara, Nur Alam bergegas seusai menjalani sidang peninjauan kembali (PK) atas vonis perkara korupsi yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Jalani Sidang PK

News kasus nur alam
31 Oktober 2019 21:27
Jakarta: Mantan Gubernur Sulawesi Utara Nur Alam menjalani sidang peninjauan kembali (PK) atas kasus korupsi dan gratifikasi yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis, 31 Oktober 2019. Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara itu mengajukan PK usai dijatuhi vonis 12 tahun penjara di Pengadilan Tipikor Jakarta, namun vonis tersebut diperberat pada tingkat banding menjadi 15 tahun penjara di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. MI/Bary Fathahilah
(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif