Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (tengah) memberikan keterangan pada awak media terkait kasus surat keterangan palsu hasil swab di Polda Metro Jaya, Jakarta.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (tengah) memberikan keterangan pada awak media terkait kasus surat keterangan palsu hasil swab di Polda Metro Jaya, Jakarta.
Polda Metro Jaya menangkap tiga pria yang memalsukan hasil tes swab PCR dengan mengatasnamakan PT BF untuk ditawarkan kepada masyarakat.
Polda Metro Jaya menangkap tiga pria yang memalsukan hasil tes swab PCR dengan mengatasnamakan PT BF untuk ditawarkan kepada masyarakat.
Ketiga pelaku pemalsuan tersebut berinisial MFA, EAD, dan MAIS. Masing-masing tersangka diringkus di tiga lokasi berbeda, yakni Bandung, Bekasi, dan Bali pada 1 Januari 2021.
Ketiga pelaku pemalsuan tersebut berinisial MFA, EAD, dan MAIS. Masing-masing tersangka diringkus di tiga lokasi berbeda, yakni Bandung, Bekasi, dan Bali pada 1 Januari 2021.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (tengah) menunjukan barang bukti kasus surat keterangan palsu hasil swab di Polda Metro Jaya, Jakarta.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (tengah) menunjukan barang bukti kasus surat keterangan palsu hasil swab di Polda Metro Jaya, Jakarta.
Para pelaku menggunakan hasil swab PCR palsu yang seolah dikeluarkan oleh PT BF.
Para pelaku menggunakan hasil swab PCR palsu yang seolah dikeluarkan oleh PT BF.
Atas perbuatannya tersangka terancam pidana maksimal 12 tahun penjara.
Atas perbuatannya tersangka terancam pidana maksimal 12 tahun penjara.

Polisi Ringkus Komplotan Pemalsu Surat Hasil Swab PCR

News pemalsuan pemalsuan dokumen covid-19
07 Januari 2021 17:38
Jakarta: Polda Metro Jaya menangkap tiga pria yang memalsukan hasil tes swab PCR dengan mengatasnamakan PT BF untuk ditawarkan kepada masyarakat. 

Ketiga pelaku pemalsuan tersebut berinisial MFA, EAD, dan MAIS. Masing-masing tersangka diringkus di tiga lokasi berbeda, yakni Bandung, Bekasi, dan Bali pada 1 Januari 2021.

Para pelaku menggunakan hasil swab PCR palsu yang seolah dikeluarkan oleh PT BF.

"Jadi modusnya adalah memalsukan surat PCR yang mengatasnamakan PT BF ini yang dilakuan seseorang keperluannya berangkat menaiki pesawat," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus saat konfrensi pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis, 7 Januari 2021.

Yusri mengatakan para tersangka memanfaatkan kondisi syarat perjalanan ke Bali yakni lolos Covid-19 dengan menggunakan surat hasil test PCR. Tak hanya itu, para tersangka juga menjanjikan hasil cepat.

Yusri mengatakan para tersangka juga memasang tarif di bawah harga test PCR bandara yakni Rp 650 ribu. Mereka memanfaatkan nama perusahaan tertentu untuk meyakinkan petugas bandara.

Dalam praktiknya, pelaku hanya membutuhkan KTP konsumen. Lalu, mereka memasukkan nama konsumen dalam dokumen yang akan dipalsukan. Setelah beres, konsumen mendapat surat hasil swab PCR palsu tersebut dalam bentuk pdf.

Atas perbuatannya tersangka terancam pidana maksimal 12 tahun penjara. MI/Andri Widiyanto

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif