Jakarta: Massa yang tergabung dalam Perkumpulan Hutabarat se-Jabodetabek menggelar aksi menyalakan ribuan lilin di Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 18 Agustus 2022 malam WIB. Aksi itu untuk mengenang 40 hari kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Selain menyalakan lilin, massa juga tampak membawa poster bertuliskan 'Justice for Yoshua' dan doa untuk Yoshua.
Sejumlah massa yang hadir di antaranya ketua marga Hutabarat se-Jabodetabek Saur Hutabarat (tengah) bersama pengacara Brigadir Yoshua, Kamaruddin Simanjuntak, aktivis Irma Hutabarat, dan rekan serta keluarga.
Brigadir J tewas ditembak di rumah dinas eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Jumat, 8 Juli 2022. Otak penembakan itu ialah Irjen Ferdy Sambo, yang merupakan pimpinannya sendiri.
Polri menetapkan empat tersangka dalam kasus penembakan Brigadir J. Keempatnya ialah Irjen Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu (RE) atau E, Bripka Ricky Rizal (RR), dan Kuat alias KM yang merupakan asisten rumah tangga (ART) sekaligus sopir Putri Candrawathi, istri Irjen Sambo.
Keempat tersangka dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, juncto Pasal 55 dan 56 KUHP. Dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun. MI/Usman Iskandar Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News