Petugas mempersiapkan tempat isolasi bagi para pemudik di Masjid KH Hasyim Asy'ari atau Masjid Raya Jakarta, Cengkareng, Jakarta, Jumat, 29 Mei 2020.
Petugas mempersiapkan tempat isolasi bagi para pemudik di Masjid KH Hasyim Asy'ari atau Masjid Raya Jakarta, Cengkareng, Jakarta, Jumat, 29 Mei 2020.
Pemerintah Kota Jakarta Barat memfungsikan masjid tersebut sebagai lokasi isolasi bagi para pemudik yang kembali ke Jakarta untuk memutus penyebaran virus korona (covid-19).
Pemerintah Kota Jakarta Barat memfungsikan masjid tersebut sebagai lokasi isolasi bagi para pemudik yang kembali ke Jakarta untuk memutus penyebaran virus korona (covid-19).
Petugas dari tiga pilar Jakarta Barat baik dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI dan Polisi sudah bersiap mengamankan pemudik di masjid tersebut. Tak hanya itu, masjid tersebut juga menyediakan posko kesehatan untuk memeriksa para pemudik, sebelum menjalani isolasi.
Petugas dari tiga pilar Jakarta Barat baik dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI dan Polisi sudah bersiap mengamankan pemudik di masjid tersebut. Tak hanya itu, masjid tersebut juga menyediakan posko kesehatan untuk memeriksa para pemudik, sebelum menjalani isolasi.

Masjid Hasyim Asy'ari Jadi Lokasi Isolasi Pemudik

News Virus Korona
29 Mei 2020 12:48
Jakarta: Masjid KH Hasyim Asy'ari atau Masjid Raya Jakarta, Cengkareng, Jakarta Barat menyiapkan lima ruangan untuk isolasi pemudik dan memiliki izin kembali ke Jakarta.

"Totalnya kemarin kami siapkan 100 tempat tidur sementara, pria dan wanita dipisah. Pria ditaruh di aula dan wanita serta anak-anak di empat ruangan bersekat," kata Pengurus Masjid KH Hasyim Asy'ari Suprapto.

Para pemudik yang dicegat karena tak membawa surat izin keluar masuk (SIKM), wajib jalani isolasi terlebih dahulu di masjid tersebut selama 14 hari.

Petugas dari tiga pilar Jakarta Barat baik dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI dan Polisi sudah bersiap mengamankan pemudik di masjid tersebut. Tak hanya itu, masjid tersebut juga menyediakan posko kesehatan untuk memeriksa para pemudik, sebelum menjalani isolasi.

Hingga saat ini, Suprapto menyatakan belum ada pemudik yang ditampung di masjid tersebut. "Sampai saat ini masih kosong. Jadi fasilitas itu belum terpakai sama sekali," ujar dia.

Jika sudah ada pemudik yang diamankan, maka mereka harus dicek kesehatan terlebih dahulu di Masjid KH Hasyim Asy'ari.

Pemudik akan jalani tes cepat yang disediakan oleh tenaga kesehatan. Jika positif maka pemudik akan dibawa ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet. "Namun jika negatif pemudik harus tetap jalani isolasi di Masjid KH Hasyim Asy'ari selama 14 hari," katanya. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif