Kudus: Jiwa sosial seorang relawan covid-19 ini patut diacungi jempol. Pasalnya dia rela meninggalkan keluarga demi menjadi relawan pemulasaran jenazah pasien covid-19 sejak dua bulan terakhir.
Kristianto, relawan covid-19 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Jateng itu bahkan rela memilih tidur di dalam tangki air dengan alasan isolasi diri untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 di keluarga dan lingkungan tempat tinggalnya.
Jika rindu dengan anak dan istrinya, di sela-sela tugasnya Kristianto melakukan panggilan video dengan smartphone-nya. Pertemuan beberapa saat tersebut sudah cukup untuk mengobati rasa kangennya dengan keluarga.
Pria 39 tahun warga Desa Peganjaran, Kecamatan Bae, Kudus tersebut menyatakan bahwa apa yang telah dia dan rekan-rekan relawan covid-19 kerjakan bukanlah hal yang sia-sia. "Ada hikmah yang besar bagi saya, keluarga, bahkan masyarakat luas," katanya.
Dalam sehari, Kristanto pernah mengubur empat hingga 5 jenazah pasien covid-19. "Saya berharap keluarga terhindar dari paparan virus korona," tambahnya.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus Bergas Catursasi Penanggungan menyatakan bahwa tim pemulasaran jenazah pasien covid-19 murni relawan yang tidak digaji. "Kasihan memang, tapi mereka relawan yang berjiwa sosial tinggi. Umumnya sudah punya pekerjaan lain seperti buruh," ujarnya. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroh Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News