Denpasar: Umat Hindu mengikuti pawai ogoh-ogoh menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944 di Denpasar, Bali, Rabu, 2 Maret 2022.
Pawai ogoh-ogoh pada malam pengrupukan atau sehari sebelum Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944 tersebut bertujuan agar bhuta kala atau roh jahat beserta segala unsur negatif lainnya musnah dan tidak mengganggu kehidupan umat manusia.
Ogoh-ogoh adalah karya seni patung yang diarak dalam sebuah pawai menuju perayaan Hari Raya Nyepi. Ogoh-ogoh menggambarkan sebuah tokoh Hindu yang bernama Bhuta Kala. AFP Photo/Sonny Tumbelaka Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News