Semarang: Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengharapkan institusi pendidikan tinggi dapat menerapkan merdeka belajar bagi para peserta didik.
"Pendidikan tinggi diharapkan mampu merespons dan memfasilitasi merdeka belajar dengan terus memperluas sinergi dan kolaborasi antarpemangku kepentingan," kata dia di Universitas Wahid Hasyim Semarang, Jawa Tengah pada Kamis, 22 September 2022.
Ia menyampaikan hal tersebut saat meresmikan gedung Fakultas Farmasi, Rumah Sakit, dan Sport Centre Universitas Wahid Hasyim di Gunungpati, Semarang yang juga dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Mainmoen, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat periode 2019-2023 Marciano Norman, Ketua Umum Yayasan Wahid Hasyim Semarang Noor Achmad, dan pejabat terkait lainnya.
"Untuk itu, peresmian ketiga gedung ini saya harap dapat melampaui seremoni dan menjadi komitmen nyata Universitas Wahid Hasyim Semarang untuk terus melahirkan beragam gagasan dan inovasi," ungkap dia.
Wapres Ma'ruf menyebut tantangan yang membentang di hadapan institusi pendidikan tinggi ke depan tidaklah mudah. Namun ia optimistis dengan berbekal semangat kemajuan yang tinggi, Universitas Wahid Hasyim Semarang mampu menjalankan perannya dengan amanah.
"Hadirkan ekosistem pendidikan di mana gagasan-gagasan kreatif dan inovatif, baik dari dosen maupun mahasiswa, dapat terus terasah. Saya minta Universitas Wahid Hasyim konsisten menjadi penebar ajaran Islam rahmatan lil alamin yang damai, moderat, dan membawa rahmat bagi semesta," kata dia.
Ia juga meminta ketiga gedung yang diresmikan hendaknya dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya.
"Tidak hanya berusia panjang, manfaat ketiganya juga saya harapkan dapat menyentuh banyak pihak, baik civitas academica Universitas Wahid Hasyim Semarang, maupun kemaslahatan umat secara nyata," ungkap Wapres. Foto: BPMI Setwapres Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News