Sejumlah wilayah dan jalan raya di tiga Kecamatan yang berada di Kota Maumere yakni Alok Timur, Alok, dan Alok Barat dikepung banjir, akibat hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Sikka, NTT, sejak Sabtu, 20 November 2021 hingga hari ini, Minggu, 21 November 2021.
Sejumlah wilayah dan jalan raya di tiga Kecamatan yang berada di Kota Maumere yakni Alok Timur, Alok, dan Alok Barat dikepung banjir, akibat hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Sikka, NTT, sejak Sabtu, 20 November 2021 hingga hari ini, Minggu, 21 November 2021.
Banjir ini membuat sejumlah kendaraan roda dua yang nekat menerobos banjir menjadi mogok hingga membuat kemacetan.
Banjir ini membuat sejumlah kendaraan roda dua yang nekat menerobos banjir menjadi mogok hingga membuat kemacetan.
Selain itu, buruknya drainase dan banyaknya tumpukan sampah menjadi penyebab utama banjir kerap melanda di wilayah tiga kecamatan tersebut.
Selain itu, buruknya drainase dan banyaknya tumpukan sampah menjadi penyebab utama banjir kerap melanda di wilayah tiga kecamatan tersebut.

Drainase Buruk, Wilayah 3 Kecamatan di Kota Maumere Dikepung Banjir

21 November 2021 12:53
Jakarta: Sejumlah wilayah dan jalan raya di tiga Kecamatan yang berada di Kota Maumere yakni Alok Timur, Alok, dan Alok Barat dikepung banjir, akibat hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Sikka, NTT, sejak Sabtu, 20 November 2021 hingga hari ini, Minggu, 21 November 2021.

Sejumlah jalan protokol yang terendam banjir itu di antaranya depan rumah jabatan pimpinan DPRD Sikka, jalan di depan Pelabuhan Lorens Say Maumere, jalan di Kelurahan Waioti dan lain sebagainya.

Banjir ini membuat sejumlah kendaraan roda dua yang nekat menerobos banjir menjadi mogok hingga membuat kemacetan. Selain itu, buruknya drainase dan banyaknya tumpukan sampah menjadi penyebab utama banjir kerap melanda di wilayah tiga kecamatan tersebut.

Salah satu warga di Kelurahan Waioti, Nikolaus Ago mengatakan setiap tahun kalau musim hujan dipastikan di wilayahnya dikepung banjir. Hal ini disebabkan oleh drainase tidak pernah diperbaiki oleh pemerintah.

Sementara itu, Camat Alok Timur, Nikolaus Emanuel mengakui hampir seluruh wilayah Kecamatan Alok Timur dikepung banjir. Hal ini dikarenakan hujan deras dengan durasi lama. Selain itu, buruknya sistem drainase di wilayah itu yang menyebabkan air meluap dari saluran drainase hingga mengepung rumah-rumah warga. MI/Gabriel Langga


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(KHL)

News banjir Bencana Banjir NTT