Pidie: Pendistribusian logistik Pemilu 2024 di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, dijaga ketat. Sejumlah personel polisi bersenjata laras panjang mengawal perjalanan truk angkutan logistik dari gudang KIP (Komisi Independen Pemilihan) di kawasan Desa Dayah Teungoh, Kecamatan Pidie hingga ke gudang PPK setiap kecamatan.
Sesuai pengamatan Media Indonesia, hari pertama pendistribusian, pada Minggu, 11 Februari 2024, para personel polisi bersenjata lengkap itu cukup serius mengawasi jalannya distribusi. Sebagian mereka siaga di pos depan gudang penyimpanan dan sebagian lagi mengawal langsung dalam truk saat perjalanan ke kecamatan.
Setiap trip pendistribusian ke gudang PPK di tingkat kecamatan, satu personel Polres Pidie siap mengamankan perjalanan. Polisi juga mengawasi agar truk yang penuh bahan logistik pemilu tersebut melaju kecepatan standard, yaitu tidak ngebut dan jangan terlalu pelan.
Ketua Devisi Data dan Informasi KIP Pidie, Sufyan, mengatakan untuk pengamanan di tingkat kecamatan adalah tanggung PPK. Mereka bekerja sama dengan Polsek setempat.
Misalnya saat mendistribusikan ke Kecamatan Mila, seorang personel polisi bersenjata lengkap ikut mengawasi perjalanan mobil logistik tersebut. Sampai di kecamatan Mila personel Polres Pidie itu juga mengawal pembongkaran barang di gudang PPK.
Lalu mengawal hingga selesai penyerahan ke petugas PPK. Kemudian PPK bekerja sama dengan Polsek agar segera mendapat pengamanan standard.
Ketua Devisi Data dan Informasi KIP Pidie, Sufyan, mengatakan untuk pengamanan di tingkat kecamatan adalah tanggung PPK. Mereka bekerja sama dengan Polsek setempat.
Adapun Ketua Devisi Teknis, Azhari, menuturkan, pada tahap pertama pendistribusian, Minggu 11 Februari, sedikitnya 11 kecamatan tuntas dilaksanakan. Sedangkan 12 kecamatan lagi dilanjutkan pada tahap ke dua yaitu hari Senin 12 Februari.
"Dari 23 kecamatan di Kabupaten Pidie, sudah 11 tuntas pendistribusian. Selanjutnya pada hari Senin 12 Februari, sisanya 12 kecamatan lagi diharapkan juga tuntas semuanya," tutur Azhari. MI/Amiruddin Abdullah Reubee Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News