Lumajang: Bau bangkai tercium menyengat di kawasan Umbulan, Dusun Sumbersari, Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa 7 Desember 2021. Bau menyengat tersebut berasal dari hewan ternak yang mati lantaran tertimbun abu vulkanik.
Tiga hari yang lalu, Sabtu 4 Desember 2021, kawasan ini diterjang erupsi Gunung Semeru. Belasan hewan ternak dilaporkan hilang akibat peristiwa tersebut.
"Populasi hewan ternak sapi di Supit Urang ini sekitar 160-an. Kemarin mati sekitar 15 ekor, jadi tinggal 140-an," kata Kusbiyono, salah seorang petugas dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur.
Kini, petugas tengah mencari belasan hewan ternak yang hilang tersebut. Sebagian hewan yang sudah ditemukan dalam keadaan mati, langsung dikubur dengan menggunakan alat berat agar tidak menimbulkan bau bangkai.
"Ini kan sudah bau menyengat nggak enak. Jadi ini kemarin Alhamdulillah dapat beko (alat berat) untuk bisa menguburkan, dari BPBD Jombang," ujarnya.
Selain mencari hewan ternak yang hilang, petugas juga menyalurkan bantuan pakan untuk hewan ternak yang bisa diselamatkan. Pasalnya, warga kesulitan mencari pakan lantaran ladang rusak akibat abu vulkanik.
"Disini kan masih ada ternak yang hidup. Kita bantu pakan juga. Ini kemarin masih belum datanya, masih mengumpulkan. Kita buat posko di bawah untuk pakan-pakan ini," ungkapnya. Medcom.id/Daviq Umar Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News