Seekor sapi milik warga mati akibat terkena awan panas di Desa Supit Urang, Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Selasa, 5 Desember 2021.
Seekor sapi milik warga mati akibat terkena awan panas di Desa Supit Urang, Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Selasa, 5 Desember 2021.
Bau bangkai tercium menyengat di kawasan Umbulan, Dusun Sumbersari, Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa 7 Desember 2021. Bau menyengat tersebut berasal dari hewan ternak yang mati lantaran tertimbun abu vulkanik.
Bau bangkai tercium menyengat di kawasan Umbulan, Dusun Sumbersari, Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa 7 Desember 2021. Bau menyengat tersebut berasal dari hewan ternak yang mati lantaran tertimbun abu vulkanik.
Letusan gunung Semeru mengakibatkan sebagian hewan ternak milik penduduk di kawasan tersebut mati karena terlambat dievakuasi dan terkena awan panas atau tertimpa reruntuhan kandang.
Letusan gunung Semeru mengakibatkan sebagian hewan ternak milik penduduk di kawasan tersebut mati karena terlambat dievakuasi dan terkena awan panas atau tertimpa reruntuhan kandang.
"Populasi hewan ternak sapi di Supit Urang ini sekitar 160-an. Kemarin mati sekitar 15 ekor, jadi tinggal 140-an," kata Kusbiyono, salah seorang petugas dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur.

Bau Menyengat dari Bangkai Hewan Ternak di Umbulan Lumajang

07 Desember 2021 12:42
Lumajang: Bau bangkai tercium menyengat di kawasan Umbulan, Dusun Sumbersari, Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa 7 Desember 2021. Bau menyengat tersebut berasal dari hewan ternak yang mati lantaran tertimbun abu vulkanik.

Tiga hari yang lalu, Sabtu 4 Desember 2021, kawasan ini diterjang erupsi Gunung Semeru. Belasan hewan ternak dilaporkan hilang akibat peristiwa tersebut.

"Populasi hewan ternak sapi di Supit Urang ini sekitar 160-an. Kemarin mati sekitar 15 ekor, jadi tinggal 140-an," kata Kusbiyono, salah seorang petugas dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur.

Kini, petugas tengah mencari belasan hewan ternak yang hilang tersebut. Sebagian hewan yang sudah ditemukan dalam keadaan mati, langsung dikubur dengan menggunakan alat berat agar tidak menimbulkan bau bangkai.

"Ini kan sudah bau menyengat nggak enak. Jadi ini kemarin Alhamdulillah dapat beko (alat berat) untuk bisa menguburkan, dari BPBD Jombang," ujarnya.

Selain mencari hewan ternak yang hilang, petugas juga menyalurkan bantuan pakan untuk hewan ternak yang bisa diselamatkan. Pasalnya, warga kesulitan mencari pakan lantaran ladang rusak akibat abu vulkanik.

"Disini kan masih ada ternak yang hidup. Kita bantu pakan juga. Ini kemarin masih belum datanya, masih mengumpulkan. Kita buat posko di bawah untuk pakan-pakan ini," ungkapnya. Medcom.id/Daviq Umar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(WWD)

News Erupsi Gunung gunung semeru Gunung Semeru Meletus Gunung Semeru Erupsi