Jakarta: Gempa berkekuatan magnitudo 6,5 mengguncang Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jumat, 22 Maret 2024. BMKG mencatat terjadi 229 kali gempa di Pulau Bawean sejak terjadinya gempa tersebut.
Gempa di Bawean bersifat merusak atau destruktif, sehingga menimbulkan dampak kerusakan bangunan tidak hanya di Pulau Bawean, tetapi juga di Gresik, Tuban, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Bojonegoro, Pamekasan Madura, dan Banjarbaru.
Gempa Bawean terjadi dengan guncangan berspektrum luas, sehingga dampak guncangan dirasakan hingga jauh dari pulau tersebut, seperti Banjarmasin, Banjarbaru, Sampit, Balikpapan, Madiun, Demak, Semarang, Temanggung, Solo. Yogyakarta, Kulon Progo, dan Kebumen.
Dampak kerusakan di Pulau Bawean adalah yang paling parah dari daerah lain, karena lokasinya yang paling dekat dengan pusat gempa bumi dangkal beberapa hari lalu. Yakni hanya terpaut 130 kilometer dari pusat gempa di laut, arah timur laut Jawa Timur dengan kedalaman 10 kilometer.
Gempa mengakibatkan ribuan rumah rusak, ratusan fasilitas umum dan tempat ibadah juga turut terdampak.
Sementara untuk memastikan kondisi 8 ribu lebih korban gempa di Bawean tetap kondusif, pada Minggu, 24 Maret, BNPB telah menyalurkan bantuan tambahan berupa ratusan paket makanan, tempat tidur, tenda, selimut generator pembangkit listrik (genset), pakaian anak dan wanita, pembalut anak atau popok. Metro TV/Belinda Firda Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News