Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dibantu masyarakat bersiap mencabut tanaman ganja di kawasan Gunung Leuser, Beutong, Nagan Raya, Aceh, Rabu, 30 Juni 2021.
Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dibantu masyarakat bersiap mencabut tanaman ganja di kawasan Gunung Leuser, Beutong, Nagan Raya, Aceh, Rabu, 30 Juni 2021.
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri bersama tim gabungan Polda Aceh serta Polres Aceh Tengah dan Nagan Raya, memusnahkan sekitar tujuh hektare ladang ganja atau sekitar 630.000 batang pohon ganja siap panen, Rabu, 30 Juni 2021. Pengungkapan tersebut berdasarkan pengembangan kasus sindikat narkoba jaringan Aceh, Medan, Palembang, Jakarta, dan Bogor.
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri bersama tim gabungan Polda Aceh serta Polres Aceh Tengah dan Nagan Raya, memusnahkan sekitar tujuh hektare ladang ganja atau sekitar 630.000 batang pohon ganja siap panen, Rabu, 30 Juni 2021. Pengungkapan tersebut berdasarkan pengembangan kasus sindikat narkoba jaringan Aceh, Medan, Palembang, Jakarta, dan Bogor.
Wakil Direktur (Wadir) Tipidnarkoba Bareskrim Mabes Polri Kombes Jayadi, mengatakan pemusnahan tersebut dilakukan di kawasan Gunung Leuser, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh.
Wakil Direktur (Wadir) Tipidnarkoba Bareskrim Mabes Polri Kombes Jayadi, mengatakan pemusnahan tersebut dilakukan di kawasan Gunung Leuser, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh.
"Lokasi ini masuk dalam Kawasan Ekosistem Leuser (KEL). Operasi pemusnahan itu merupakan pengembangan kasus yang lakukan Mabes Polri. Kemudian tim bergerak ke Aceh berdasarkan informasi yang didapatkan jaringan Bogor dan Jakarta yang muaranya ke Aceh. Selain menemukan ladang ganja, kami juga menangkap empat orang tersangka," katanya.

Mantap! Mabes Polri Musnahkan 7 Hektar Ladang Ganja di Nagan Raya

News ganja pemusnahan narkoba aceh
01 Juli 2021 12:36
Nagan Raya: Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri bersama tim gabungan Polda Aceh serta Polres Aceh Tengah dan Nagan Raya, memusnahkan sekitar tujuh hektare ladang ganja atau sekitar 630.000 batang pohon ganja siap panen, Rabu, 30 Juni 2021. 

Pengungkapan tersebut berdasarkan pengembangan kasus sindikat narkoba jaringan Aceh, Medan, Palembang, Jakarta, dan Bogor. 

Wakil Direktur (Wadir) Tipidnarkoba Bareskrim Mabes Polri Kombes Jayadi, mengatakan pemusnahan tersebut dilakukan di kawasan Gunung Leuser, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh.

"Lokasi ini masuk dalam Kawasan Ekosistem Leuser (KEL). Operasi pemusnahan itu merupakan pengembangan kasus yang lakukan Mabes Polri. Kemudian tim bergerak ke Aceh berdasarkan informasi yang didapatkan jaringan Bogor dan Jakarta yang muaranya ke Aceh," katanya.

Dari pengembangan tersebut, Jayadi menjelaskan, pihaknya menangkap empat orang tersangka. Dari penangkapan tersebut, kemudian dikembangkan lagi sehingga ditemukan ladang ganja di lokasi tersebut. "Perkara tersebut memungkinkan untuk dikembangkan ke perkara-perkara yang lain," ujarnya.

Menurut Jayadi, jika dianalisis dari luasan area ladang tersebut dapat menghasilkan 630 ribu batang ganja kering dengan perkiraan berat 210,529 ton. Adapun perkiraan harga per kilogram-nya Rp4 juta, maka total barang bukti tersebut senilai Rp842 miliar lebih.
  
"Selanjutnya dilakukan pemusnahan terhadap ladang ganja dengan cara dilakukan pencabutan pohon ganja, kemudian dilakukan pembakaran," tutur Jayadi.  Medcom.id/Fajri Fatmawati

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif