Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana (tengah) didampingi Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto (kiri) dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menunjukkan barang bukti dan tersangka kasus pembobolan kartu kredit perbankan dengan menggunakan virtual account di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 6 Maret 2020.
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana (tengah) didampingi Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto (kiri) dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menunjukkan barang bukti dan tersangka kasus pembobolan kartu kredit perbankan dengan menggunakan virtual account di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 6 Maret 2020.
Polda Metro Jaya menangkap tujuh anggota komplotan penipu yang mampu menguras saldo kartu kredit para korbannya dan modus operandi kelompok ini adalah dengan melakukan transaksi belanja online menggunakan kartu kredit korban. Pelaku menipu untuk mendapatkan kode one time password (OTP), dengan total kerugian nasabah sebesar Rp22 miliar.
Polda Metro Jaya menangkap tujuh anggota komplotan penipu yang mampu menguras saldo kartu kredit para korbannya dan modus operandi kelompok ini adalah dengan melakukan transaksi belanja online menggunakan kartu kredit korban. Pelaku menipu untuk mendapatkan kode one time password (OTP), dengan total kerugian nasabah sebesar Rp22 miliar.
Selain mengamankan tujuh tersangka, petugas juga menyita beberapa barang bukti, di antaranya telepon genggam, buku tabungan, 2 senjata api revolver dengan 3 butir peluru, dan sebuah laptop.
Selain mengamankan tujuh tersangka, petugas juga menyita beberapa barang bukti, di antaranya telepon genggam, buku tabungan, 2 senjata api revolver dengan 3 butir peluru, dan sebuah laptop.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 30 Juncto Pasal 46 dan atau Pasal 35 Juncto Pasal 35 Juncto Pasal 51 Undang-Undang RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dengan ancaman hukumannya 8 tahun penjara.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 30 Juncto Pasal 46 dan atau Pasal 35 Juncto Pasal 35 Juncto Pasal 51 Undang-Undang RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dengan ancaman hukumannya 8 tahun penjara.

Tujuh Pembobol Kartu Kredit Diringkus

News penipuan
06 Maret 2020 21:38
Jakarta: Kepolisian Daerah Metro Jaya meringkus tujuh anggota komplotan penipu kartu kredit dengan modus pura-pura sebagai petugas bank. Satu tersangka ditembak mati karena melawan petugas.

Modus operandinya para tersangka menghubungi nasabah dengan menaku sebagai pegawai salah satu bank yang akan membantu korban membatalkan transaksi belanja online.

Pelaku menipu untuk mendapatkan kode one time password (OTP). Selanjutnya para tersangka menguras uang dalam kartu kredit korban, dengan total kerugian nasabah sebesar Rp22 miliar. 

Selain mengamankan tujuh tersangka, petugas juga menyita beberapa barang bukti, di antaranya telepon genggam, buku tabungan, 2 senjata api revolver dengan 3 butir peluru, dan sebuah laptop.


Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 30 Juncto Pasal 46 dan atau Pasal 35 Juncto Pasal 35 Juncto Pasal 51 Undang-Undang RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dengan ancaman hukumannya 8 tahun penjara. ANTARA FOTO/Reno Esnir

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif