Gajah jantan yang diperkirakan berumur 40 tahun itu diduga mati sekira 15 hari lalu, karena tubuhnya yang terluka sudah membusuk saat ditemukan pada Kamis malam di area berjarak sekitar tiga kilometer dari pemukiman penduduk.
Gajah jantan yang diperkirakan berumur 40 tahun itu diduga mati sekira 15 hari lalu, karena tubuhnya yang terluka sudah membusuk saat ditemukan pada Kamis malam di area berjarak sekitar tiga kilometer dari pemukiman penduduk.
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menyatakan gajah jantan liar yang ditemukan mati di Desa Pantee Peusangan, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, diduga karena infeksi. 
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menyatakan gajah jantan liar yang ditemukan mati di Desa Pantee Peusangan, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, diduga karena infeksi. "Diagnosa awal penyebab kematian hasil nekropsi tim dokter karena infeksi sekunder dari luka diderita, baik luka terbuka maupun fraktur di kaki belakang kiri," ungkap Kepala BKSDA Aceh Sapto Aji Prabowo.
Petugas Conservation Response Unit (CRU) Peusangan, Bener Meriah membakar bangkai gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) yang ditemukan mati di pinggiran Sungai Peusangan antara perbatasan Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Bireuen.
Petugas Conservation Response Unit (CRU) Peusangan, Bener Meriah membakar bangkai gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) yang ditemukan mati di pinggiran Sungai Peusangan antara perbatasan Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Bireuen.

Seekor Gajah Liar Ditemukan Mati Tanpa Gading

News gajah sumatra
30 Desember 2018 18:11
Banda Aceh: Seekor gajah jantan liar ditemukan mati tanpa gading di Desa Pantee Peusangan, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, Kamis, 27 Desember 2018 malam. Antara Foto/Irwansyah Putra
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif