Presiden Prabowo Subianto menegaskan para perwira remaja TNI dan Polri yang baru dilantik kini resmi menjadi milik bangsa dan negara.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan para perwira remaja TNI dan Polri yang baru dilantik kini resmi menjadi milik bangsa dan negara.
Para perwira memikul tanggung jawab penuh untuk mengabdi kepada rakyat serta membela kepentingan nasional.
Para perwira memikul tanggung jawab penuh untuk mengabdi kepada rakyat serta membela kepentingan nasional.
Prabowo juga menekankan bahwa sumpah yang telah diucapkan para perwira merupakan janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa, negara, dan seluruh rakyat Indonesia.
Prabowo juga menekankan bahwa sumpah yang telah diucapkan para perwira merupakan janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa, negara, dan seluruh rakyat Indonesia.
Menurut Presiden, momen pelantikan ini bukanlah garis akhir dari pendidikan yang ditempuh, melainkan babak awal pengabdian sesungguhnya.
Menurut Presiden, momen pelantikan ini bukanlah garis akhir dari pendidikan yang ditempuh, melainkan babak awal pengabdian sesungguhnya. "Hari ini bukan sekadar upacara, hari ini bukan garis akhir, hari ini adalah awal sebuah pengabdian kepada bangsa dan negara," kata Prabowo.
Dalam upacara Praspa tersebut, Presiden melantik sebanyak 1.177 taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian menjadi perwira remaja. Rinciannya terdiri dari 512 perwira TNI Angkatan Darat, 229 perwira TNI Angkatan Laut, 154 perwira TNI Angkatan Udara, dan 282 perwira Polri.
Dalam upacara Praspa tersebut, Presiden melantik sebanyak 1.177 taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian menjadi perwira remaja. Rinciannya terdiri dari 512 perwira TNI Angkatan Darat, 229 perwira TNI Angkatan Laut, 154 perwira TNI Angkatan Udara, dan 282 perwira Polri.

​Presiden Lantik Perwira Remaja TNI-Polri, Sampaikan Pesan Pengabdian

22 Juli 2026 15:50
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menegaskan para perwira remaja TNI dan Polri yang baru dilantik kini resmi menjadi milik bangsa dan negara. Para perwira memikul tanggung jawab penuh untuk mengabdi kepada rakyat serta membela kepentingan nasional.

"Mulai hari ini, sesungguhnya saudara bukan lagi milik keluargamu lagi. Saudara sudah menjadi milik bangsa dan negara. Saudara adalah generasi penerus yang akan memikul tanggung jawab berat untuk membela negara dan bangsa, meneruskan cita-cita pendiri bangsa," tegas Prabowo dalam amanatnya pada Upacara Prasetya Perwira (Praspa) di Istana Merdeka, Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 22 Juli 2026.

Kepala Negara mengingatkan bahwa TNI dan Polri merupakan tentara dan polisi rakyat. Oleh karena itu, kesulitan yang dihadapi masyarakat harus menjadi perhatian utama para perwira dalam menjalankan tugas pengabdian.

Prabowo juga menekankan bahwa sumpah yang telah diucapkan para perwira merupakan janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa, negara, dan seluruh rakyat Indonesia. Ia meminta seluruh perwira memegang teguh sumpah tersebut serta setia kepada Pancasila, UUD 1945, dan NKRI.

"Setialah kepada Pancasila Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Setialah kepada negara kesatuan Republik Indonesia. Yang paling utama, setialah kepada rakyat Indonesia. Jangan pernah ada kepentingan apapun yang lebih tinggi daripada kepentingan bangsa," ucap Prabowo.

Menurut Presiden, momen pelantikan ini bukanlah garis akhir dari pendidikan yang ditempuh, melainkan babak awal pengabdian sesungguhnya. "Hari ini bukan sekadar upacara, hari ini bukan garis akhir, hari ini adalah awal sebuah pengabdian kepada bangsa dan negara," kata Prabowo.

Dalam upacara Praspa tersebut, Presiden melantik sebanyak 1.177 taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian menjadi perwira remaja. Rinciannya terdiri dari 512 perwira TNI Angkatan Darat, 229 perwira TNI Angkatan Laut, 154 perwira TNI Angkatan Udara, dan 282 perwira Polri.

Pada kesempatan yang sama, Presiden turut menyematkan tanda pangkat kepada empat peraih Adhi Makayasa 2026, yaitu Calvin Tidar Sakti (Akmil), Muhammad Rizqi Wira Utama Baihaqi Putra (AAL), Yehezkiel Bonaventura Yudaniarman (AAU), dan Harindra Arsandho Tegarbaja (Akpol). Dok. BPMI Setpres

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(MUM)

News