Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mempercepat pemulihan infrastruktur terdampak bencana di sejumlah wilayah, mulai dari Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mempercepat pemulihan infrastruktur terdampak bencana di sejumlah wilayah, mulai dari Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Di NTT, penanganan dilakukan setelah gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026. Saat turun ke Nagekeo, Dody meminta pemerintah daerah segera menyampaikan titik kerusakan agar tim teknis dan alat berat dapat bergerak lebih cepat.
Di NTT, penanganan dilakukan setelah gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026. Saat turun ke Nagekeo, Dody meminta pemerintah daerah segera menyampaikan titik kerusakan agar tim teknis dan alat berat dapat bergerak lebih cepat.
Hingga 16 Agustus, sembilan ruas jalan nasional terdampak gempa telah kembali fungsional. Sebanyak 40 titik longsoran dan empat titik patahan badan jalan ditangani dengan mengerahkan tujuh ekskavator dan empat loader.
Hingga 16 Agustus, sembilan ruas jalan nasional terdampak gempa telah kembali fungsional. Sebanyak 40 titik longsoran dan empat titik patahan badan jalan ditangani dengan mengerahkan tujuh ekskavator dan empat loader.
Selain jalan, Kementerian PU memprioritaskan pemulihan layanan dasar. Perbaikan jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) IKK Nangaba di Kabupaten Ende telah selesai sehingga aliran air kembali ke rumah warga.

Di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, sekitar 7.000 warga di delapan desa membutuhkan dukungan air bersih. Empat tandon berkapasitas masing-masing 1.200 liter dikirim ke lokasi.
Selain jalan, Kementerian PU memprioritaskan pemulihan layanan dasar. Perbaikan jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) IKK Nangaba di Kabupaten Ende telah selesai sehingga aliran air kembali ke rumah warga. Di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, sekitar 7.000 warga di delapan desa membutuhkan dukungan air bersih. Empat tandon berkapasitas masing-masing 1.200 liter dikirim ke lokasi.

Dari Sumatra hingga NTT, Dody Hanggodo Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

22 Agustus 2026 20:24

 

Jakarta: Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mempercepat pemulihan infrastruktur terdampak bencana di sejumlah wilayah, mulai dari Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
 

Di NTT, penanganan dilakukan setelah gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026. Saat turun ke Nagekeo, Dody meminta pemerintah daerah segera menyampaikan titik kerusakan agar tim teknis dan alat berat dapat bergerak lebih cepat.
 

“Kami hadir pada setiap bencana, karena arahan Pak Presiden sudah jelas bahwa kita tidak boleh berduka berlama-lama, secepatnya kita harus bangkit. Jadi saya mohon diberikan data lengkapnya, titik-titiknya. Sehingga kami bisa menurunkan tim segera, bisa berkoordinasi dengan kepala-kepala dinas, bisa langsung mengecek satu per satu dan langsung bekerja,” kata Dody dalam keterangan tertulis, Sabtu, 22 Agustus 2026.
 

Hingga 16 Agustus, sembilan ruas jalan nasional terdampak gempa telah kembali fungsional. Sebanyak 40 titik longsoran dan empat titik patahan badan jalan ditangani dengan mengerahkan tujuh ekskavator dan empat loader.
 

Salah satu ruas yang masih ditangani ialah Krica-Lidi sepanjang 4,1 kilometer di Desa Pulue yang memiliki sedikitnya 10 titik longsor. Hingga 19 Agustus, tim gabungan telah menembus salah satu titik longsor dan pembersihan masih dilakukan.
 

Selain jalan, Kementerian PU memprioritaskan pemulihan layanan dasar. Perbaikan jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) IKK Nangaba di Kabupaten Ende telah selesai sehingga aliran air kembali ke rumah warga.

Di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, sekitar 7.000 warga di delapan desa membutuhkan dukungan air bersih. Empat tandon berkapasitas masing-masing 1.200 liter dikirim ke lokasi.
 

Pemeriksaan fasilitas publik juga diperkuat dengan menambah personel dari tiga menjadi 14 orang. Rumah sakit, kantor pemerintahan, rumah ibadah, dan fasilitas umum menjadi bagian dari bangunan yang diperiksa.
 

Sementara itu, pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus berjalan. Berdasarkan data Kementerian PU per 20 Agustus 2026, seluruh 107 ruas jalan nasional dan 43 jembatan nasional terdampak telah kembali fungsional.
 

Pada jalan daerah, 2.291 dari 2.421 ruas terdampak telah kembali fungsional atau mencapai 94,63 persen. Dari 1.184 jembatan daerah terdampak, 827 telah kembali berfungsi.
 

Dari sisi mitigasi, Kementerian PU mulai membangun delapan sabo dam di kawasan Gunung Marapi, Sumatera Barat. Infrastruktur tersebut dirancang memiliki kapasitas tampung sedimen sekitar 440.000 meter kubik.
 

Pemerintah juga merencanakan pembangunan 56 sabo dam secara bertahap di 24 sungai sepanjang 2026-2029 untuk menahan material dan mengurangi dampak aliran material akibat aktivitas Gunung Marapi.
 

Pemulihan yang dilakukan Kementerian PU tidak berhenti pada pembukaan akses. Air bersih, hunian, irigasi, fasilitas publik, hingga infrastruktur mitigasi juga menjadi bagian dari penanganan untuk memastikan wilayah terdampak kembali berfungsi dan lebih siap menghadapi bencana berikutnya. Dok. Istimewa



Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(CDE)

News kementerian pekerjaan umum bencana alam infrastruktur