Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyebutkan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo, Jawa Tengah sudah menangani 12 pemudik dengan cara dikarantina di Solo Technopark untuk mencegah penularan Covid-19.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyebutkan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo, Jawa Tengah sudah menangani 12 pemudik dengan cara dikarantina di Solo Technopark untuk mencegah penularan Covid-19.
Menurut Gibran, dari 12 pemudik yang dikarantina tersebut kebanyakan kiriman dari Satgas Jogo Tonggo. Namun, dua pemudik yang positif Covid-19 sudah ditangani di Rumah Sakit Bung Karno Surakarta.
Menurut Gibran, dari 12 pemudik yang dikarantina tersebut kebanyakan kiriman dari Satgas Jogo Tonggo. Namun, dua pemudik yang positif Covid-19 sudah ditangani di Rumah Sakit Bung Karno Surakarta.

Gibran: 12 Pemudik Dikarantina di Solo, 2 Positif Covid-19

News Mudik Lebaran ramadan covid-19 Ramadan 2021
11 Mei 2021 17:23
Solo: Walikota Gibran Rakabuming Raka masih mengoptimalkan tim satgas jogo tonggo sebagai benteng terakhir menghadang pemudik yang lolos dari operasi penyekatan di 5 pospam yang tersebar di Kota Solo pada H-2 lebaran.

"Kami berharap,pemudik bisa memahami program larangan mudik jika dilihat semakin menurunya trafik lalu lintas pada dua hari lebaran ini. Tapi andaikata nekat dan lolos dari operasi penyekatan, pasti tidak lolos dihadapan satgas jogo tonggo," kata Gibran ketika meninjau operasi Ketupat Candi 2021 di Pospam Faroka, Selasa, 11 Mei 2021.

Menurut dia, dari optimalisasi tim satgas jogo tonggo memelototi rumah tangga di pemukiman kampung Kota Solo, ada 2 lagi pemudik yang terjaring, dan dibawa ke rumah karantina Solo Techno Park, Kentingan. Hingga seksrang sudah 12 orang yang terjaring tim jogo tonggo.

Dari 12 pemudik, dua di antaranya dievakuasi ke Asrama Haji Donohudan karena terpapar positif, dua di bawa ke rumah sakit karen reaktif covid-19. " Jadi biar lewat jalur tikus dan lolos operasi penyekatan,tapi tidak akan luput dari jaring Tim Jogo Tonggo," kata putra sulung Presiden Jokowi itu di dampingi Kapolresta Surakarta Kombea Pol Ade Syafri Simanjuntak.

Pada H-2 pelaksanaan operasi penyekatan di Pospam Faroka, masih menyasar kendaraan plat luar kota Soli, untuk diperiksa dan dimintai surat dokumen perjalanan, yang meliputi surat dinas perjalanan, SIKM dan juga surat keterangan sehat swab antigen.

Sejak resmi operasi peniadaan mudik mulai 6-17 Mei mendatang, hingga H-2 sudah lebih dari 280 kendaraan yang diputar balik, karena tidak membawa surat kelengkapan. Sudah puluhan yang secara acak di swab antigen di Pos Screening, dengan hasil negatif. MI/Widjajadi

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif