Presiden Joko Widodo memberi arahan ke jajarannya agar tetap waspada di tengah kemunculan kasus Omicron BA.4 dan BA5. Jokowi juga meminta pemberian vaksin booster ditingkatkan.
Presiden Joko Widodo memberi arahan ke jajarannya agar tetap waspada di tengah kemunculan kasus Omicron BA.4 dan BA5. Jokowi juga meminta pemberian vaksin booster ditingkatkan.
Instruksi itu disampaikan Kepala Negara saat memimpin Rapat Terbatas Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 13 Juni 2022. Rapat yang dihadiri sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, khusus membahas tentang Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Instruksi itu disampaikan Kepala Negara saat memimpin Rapat Terbatas Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 13 Juni 2022. Rapat yang dihadiri sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, khusus membahas tentang Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers mengatakan Jokowi memintanya meningkatkan vaksinasi booster. Sebab, menurut Budi, jika banyak masyarakat yang melakukan booster, kemungkinan Indonesia tidak mengalami lagi kenaikan kasus.
Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers mengatakan Jokowi memintanya meningkatkan vaksinasi booster. Sebab, menurut Budi, jika banyak masyarakat yang melakukan booster, kemungkinan Indonesia tidak mengalami lagi kenaikan kasus.
Kemudian, Jokowi juga tetap mengingatkan pemakaian masker di dalam ruangan tertutup dan di saat kondisi sedang tidak fit. Jokowi juga meminta aturan wajib booster diterapkan di berbagai acara.
Kemudian, Jokowi juga tetap mengingatkan pemakaian masker di dalam ruangan tertutup dan di saat kondisi sedang tidak fit. Jokowi juga meminta aturan wajib booster diterapkan di berbagai acara.

Waspadai Covid-19 Varian BA.5, Jokowi Perintahkan Peningkatan Vaksin Booster

13 Juni 2022 17:51
Jakarta: Presiden Joko Widodo memberi arahan ke jajarannya agar tetap waspada di tengah kemunculan kasus Omicron BA.4 dan BA5. Jokowi juga meminta pemberian vaksin booster ditingkatkan.

Instruksi itu disampaikan Kepala Negara saat memimpin Rapat Terbatas Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 13 Juni 2022. Rapat yang dihadiri sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, khusus membahas tentang Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers mengatakan Jokowi memintanya meningkatkan vaksinasi booster. Sebab, menurut Budi, jika banyak masyarakat yang melakukan booster, kemungkinan Indonesia tidak mengalami lagi kenaikan kasus.

"Jadi arahan beliau pertama, vaksinasi booster ditingkatkan terus karena sekarang kan sudah bulan Juni-Juli semua negara bersiap gelombang berikutnya," katanya.

Menurut Budi, gelombang Omicron BA.4 dan BA5 kemungkinan akan tercapai pada satu bulan setelah ditemukannya kasus pertama. Karena itu, dia menduga puncak kasus Omicron BA.4 dan BA5 akan terjadi pada minggu kedua atau minggu ketiga Juli.

"Kalau benar-benar masyarakat siap dan booster-nya yang baik, kemungkinan besar puncaknya tak akan tinggi, dan ditambah dengan adanya booster daya tahan imunitas masyarakat akan bertahan 6 bulan lagi, sehingga kalau itu bisa kita jaga, maka Indonesia mungkin akan jadi satu negara yang pertama-tama dalam 12 bulan tak alami lonjakan kasus," paparnya.

Kemudian, Jokowi juga tetap mengingatkan pemakaian masker di dalam ruangan tertutup dan di saat kondisi sedang tidak fit. Jokowi juga meminta aturan wajib booster diterapkan di berbagai acara. Foto: BPMI Setpres

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(KHL)

News Presiden Joko Widodo vaksin covid-19 covid-19 Vaksin Booster