Depok: Kerja sama Indonesia dan Jerman diarahkan pada penguatan sektor kesehatan dan penerapan praktik berkelanjutan, termasuk melalui pengembangan fasilitas manufaktur kesehatan dan energi terbarukan.
Menteri Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Reem Alabali Radovan, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, serta Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste turut melihat fasilitas energi terbarukan dan produksi Multiple Micronutrient Supplements (MMS) atau suplemen mikronutrien untuk ibu hamil di Cimanggis, Depok, Selasa, 18 Agustus 2026.
Reem mengatakan kerja sama Indonesia dan Jerman memiliki perhatian terhadap pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.
“Jerman dan Indonesia memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Fasilitas Bayer di Cimanggis menunjukkan bagaimana investasi berkelanjutan dan inovasi dapat memberikan manfaat bagi semua pihak,” kata Reem dalam keterangan tertulis, 20 Agustus 2026.
Sementara itu, Dante menilai pengembangan fasilitas produksi kesehatan dapat mendukung kebutuhan program kesehatan nasional.
“Saya percaya bahwa kehadiran Bayer di Indonesia adalah contoh nyata dari kemitraan jangka panjang yang kokoh antara pemerintah dan sektor industri, yang secara langsung mampu mendorong prioritas kesehatan nasional kita,” ujar Dante.
Salah satu fasilitas yang ditinjau adalah instalasi panel surya atap seluas 1,66 hektare dengan kapasitas 2.054 kWp. Fasilitas tersebut disebut mampu memenuhi sekitar 43 persen kebutuhan energi dan mengurangi emisi karbon hingga 2.073 ton CO₂ per tahun.
Selain energi terbarukan, fasilitas produksi MMS juga menjadi bagian dari penguatan manufaktur kesehatan. Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 1,2 miliar tablet per tahun dan ditujukan untuk mendukung kebutuhan suplemen bagi ibu hamil.
Pengembangan fasilitas kesehatan dan energi terbarukan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas manufaktur sekaligus mendukung agenda keberlanjutan di Indonesia. Dok. Istimewa Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News