Ketua Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo berjalan keluar dengan membawa serta barang pribadi nya di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rasuna Said, Jakarta.
Ketua Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo berjalan keluar dengan membawa serta barang pribadi nya di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rasuna Said, Jakarta.
Yudi bersama 56 pegawai KPK lainnya akan diberhentikan dengan hormat karena tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) pada 30 September 2021.
Yudi bersama 56 pegawai KPK lainnya akan diberhentikan dengan hormat karena tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) pada 30 September 2021.
Yudi sempat memperlihatkan barang yang dibawa pulang dari meja kerjanya di Gedung Merah Putih KPK. Isinya hanya buku, beberapa sertifikat, paspor, dan foto keluarga.
Yudi sempat memperlihatkan barang yang dibawa pulang dari meja kerjanya di Gedung Merah Putih KPK. Isinya hanya buku, beberapa sertifikat, paspor, dan foto keluarga.
Dia mengaku akan merindukan Gedung Merah Putih KPK. Pasalnya, banyak kenangan yang telah tertanam dalam memorinya selama memberantas korupsi di Indonesia.
Dia mengaku akan merindukan Gedung Merah Putih KPK. Pasalnya, banyak kenangan yang telah tertanam dalam memorinya selama memberantas korupsi di Indonesia.
Yudi menegaskan perjuangannya memberantas korupsi tidak akan berakhir hanya karena dipecat dari KPK. Dia bakal terus melawan korupsi dengan caranya sendiri.
Yudi menegaskan perjuangannya memberantas korupsi tidak akan berakhir hanya karena dipecat dari KPK. Dia bakal terus melawan korupsi dengan caranya sendiri.

Saat Penggawa Wadah Pegawai Tinggalkan Gedung Merah Putih KPK

News KPK birokrasi pns reformasi birokrasi ASN
17 September 2021 08:26
Jakarta: Jakarta: Ketua Wadah Pegawai (WP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo Harahap, salah satu dari 57 pegawai KPK yang tidak lulus TWK dan akan diberhentikan dengan hormat pada 30 September 2021. Yudi datang ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, untuk mengemasi barang-barangnya.

Penyidik KPK itu merasa perlu berbenah mengingat kariernya di Lembaga Antirasuah segera berakhir. Dengan sebuah kotak, semua barang-barang pribadi Yudi dibungkus untuk dibawa pulang.

Penggawa WP KPK itu sedianya sengaja berangkat pagi untuk menghindari teman-teman. Namun, pagi tadi, rekan-rekannya sudah berkumpul karena mendengar pengumuman pemecatan pada Rabu, 15 September 2021.

Pegawai KPK yang gagal beralih status menjadi aparatur sipil negara (ASN) itu akhirnya tidak bisa langsung pulang. Yudi menyempatkan diri berbincang dan bersenda gurau dengan rekan kerjanya.

Yudi, yang tersingkir karena tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK), sempat memperlihatkan barang yang dibawa pulang dari meja kerjanya di Gedung Merah Putih KPK. Isinya hanya buku, beberapa sertifikat, paspor, dan foto keluarga.

Dia mengaku akan merindukan Gedung Merah Putih KPK. Pasalnya, banyak kenangan yang telah tertanam dalam memorinya selama memberantas korupsi di Indonesia.

Yudi menegaskan perjuangannya memberantas korupsi tidak akan berakhir hanya karena dipecat dari KPK. Dia bakal terus melawan korupsi dengan caranya sendiri.

Hai Sobat Medcom, terima kasih sudah menjadikan Medcom.id sebagai referensi terbaikmu. Kami ingin lebih mengenali kebutuhanmu. Bantu kami mengisi angket ini yuk https://tinyurl.com/MedcomSurvey2021 dan dapatkan saldo Go-Pay/Ovo @Rp 50 ribu untuk 20 pemberi masukan paling berkesan. Salam hangat.

MI/Susanto

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif