Ketua DPR Puan Maharani (tengah) didampingi Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel (kanan), Aziz Syamsuddin (kiri), Sufmi Dasco Ahmad (kedua dari kiri) dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno (kedua dari kanan) membacakan surat presiden tentang calon Kapolri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Ketua DPR Puan Maharani (tengah) didampingi Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel (kanan), Aziz Syamsuddin (kiri), Sufmi Dasco Ahmad (kedua dari kiri) dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno (kedua dari kanan) membacakan surat presiden tentang calon Kapolri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Presiden Joko Widodo telah resmi mengajukan nama Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri ke DPR.
Presiden Joko Widodo telah resmi mengajukan nama Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri ke DPR.
Sesuai peraturan perundang-undangan, selanjutnya Listyo Sigit akan menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III, sebelum DPR memberikan persetujuan atas nama calon yang diajukan Presiden.
Sesuai peraturan perundang-undangan, selanjutnya Listyo Sigit akan menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III, sebelum DPR memberikan persetujuan atas nama calon yang diajukan Presiden.

Jokowi Resmi Ajukan Listyo Sigit Jadi Calon Tunggal Kapolri

News presiden jokowi Calon Kapolri
13 Januari 2021 17:22
Jakarta: Presiden Joko Widodo telah resmi mengajukan nama Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri ke DPR.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, DPR telah menerima surat presiden (Surpres) terkait nama calon Kapolri pada Rabu, 13 Januari 2021.

Selanjutnya, DPR akan segera memproses surat presiden terkait pengusulan nama calon kapolri tersebut.

Puan mengatakan, surpres itu mencantumkan nama Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo Sebagai calon Kapolri yang ditunjukkan Presiden Joko Widodo. Listyo Sigit akan menggantikan Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis yang pensiun pada 1 Februari 2021.

Sesuai peraturan perundang-undangan, selanjutnya Listyo Sigit akan menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III, sebelum DPR memberikan persetujuan atas nama calon yang diajukan Presiden. MI

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif