Empat pelatih perguruan silat di Kabupaten Sidoarjo, dijadikan tersangka atas tewasnya satu siswa saat ujian kenaikan tingkat. Keempat tersangka masing-masing adalah, Adi Nugroho,25, Frebriansyah Listyo Legowo (19), Muhammad Risky Sulistyono (18) dan MAS (16). Tersangka pertama Adi Nugroho adalah koordinator pelatih, sementara tiga tersangka lainnya adalah pelatih penguji.
Empat pelatih perguruan silat di Kabupaten Sidoarjo, dijadikan tersangka atas tewasnya satu siswa saat ujian kenaikan tingkat. Keempat tersangka masing-masing adalah, Adi Nugroho,25, Frebriansyah Listyo Legowo (19), Muhammad Risky Sulistyono (18) dan MAS (16). Tersangka pertama Adi Nugroho adalah koordinator pelatih, sementara tiga tersangka lainnya adalah pelatih penguji.
Sementara korban tewas adalah Alif Risky (17). Baik pelaku maupun korban, semuanya warga Sidoarjo.
Sementara korban tewas adalah Alif Risky (17). Baik pelaku maupun korban, semuanya warga Sidoarjo.
Peristiwa yang mengakibatkan korban tewas terjadi, saat ada ujian kenaikan tingkat 56 siswa perguruan silat SH Terate, di kawasan Lingkar Timur Kabupaten Sidoarjo, Minggu, 11 September 2022, lalu. Saat itu korban menerima pukulan dan tendangan, dari empat pelatih sebagai bentuk pembinaan.
Peristiwa yang mengakibatkan korban tewas terjadi, saat ada ujian kenaikan tingkat 56 siswa perguruan silat SH Terate, di kawasan Lingkar Timur Kabupaten Sidoarjo, Minggu, 11 September 2022, lalu. Saat itu korban menerima pukulan dan tendangan, dari empat pelatih sebagai bentuk pembinaan.

Hajar Siswa Hingga Tewas, 4 Pelatih Silat Jadi Tersangka

20 September 2022 16:53
Jakarta: Empat pelatih perguruan silat di Kabupaten Sidoarjo, dijadikan tersangka atas tewasnya satu siswa saat ujian kenaikan tingkat. Keempat tersangka masing-masing adalah, Adi Nugroho,25, Frebriansyah Listyo Legowo (19), Muhammad Risky Sulistyono (18) dan MAS (16). Tersangka pertama Adi Nugroho adalah koordinator pelatih, sementara tiga tersangka lainnya adalah pelatih penguji.

Sementara korban tewas adalah Alif Risky (17). Baik pelaku maupun korban, semuanya warga Sidoarjo.

Peristiwa yang mengakibatkan korban tewas terjadi, saat ada ujian kenaikan tingkat 56 siswa perguruan silat SH Terate, di kawasan Lingkar Timur Kabupaten Sidoarjo, Minggu, 11 September 2022, lalu. Saat itu korban menerima pukulan dan tendangan, dari empat pelatih sebagai bentuk pembinaan.

Korban sempat terjatuh akibat pukulan tersebut, dan kemudian dibawa ke RSUD Sidoarjo. Nyawa korban tak bisa diselamatkan, saat mendapat penanganan medis.

"Sesuai hasil visum ditemukan luka memar pada wajah kanan dan kiri. Selain itu juga luka memar pada dada, pendarahan pada kelenjar perut (selaput) dan memar pada hati akibat pukulan benda tumpul," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, Selasa, 20 September 2022.

Akibat perbuatannya, ke empat pelaku dijerat pasal 80 ayat (3) junto 76C Undang-Undang Perlindungan Anak, atau Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP. Sesuai pasal KUHP mereka diancam 12 tahun penjara. MI/Heri Susetyo

(KHL)

News Pendidikan

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif