Berda Asmara menghapus air mata saat dia berbicara tentang suaminya Serda Mes Guntur Ari Prasetyo di rumah mereka di Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat, 23 April 2021. Serda Mes Guntur merupakan juru diesel di KRI Nanggala-402 yang dilaporkan hilang di Perairan Bali bagian utara, Rabu, 21 April 2021.
Berda Asmara menghapus air mata saat dia berbicara tentang suaminya Serda Mes Guntur Ari Prasetyo di rumah mereka di Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat, 23 April 2021. Serda Mes Guntur merupakan juru diesel di KRI Nanggala-402 yang dilaporkan hilang di Perairan Bali bagian utara, Rabu, 21 April 2021.
Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) itu mengungkapkan tidak ada firasat atau kegiatan berbeda yang dilakukan suaminya sebelum kembali bertugas.
Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) itu mengungkapkan tidak ada firasat atau kegiatan berbeda yang dilakukan suaminya sebelum kembali bertugas. "Seperti biasa saya diantarkan ke rumah orang tua terlebih dahulu dan pamitan mau berangkat layar. Hanya bilang doain selamat dik," ucap Berda sambil terbata.
Iapun tak dapat menahan tangisnya saat mengingat sosok suaminya yang sangat perhatian dan penyayang. Selama tidak berlayar, suaminya selalu memanfaatkan waktu maksimal dengan keluarga.
Iapun tak dapat menahan tangisnya saat mengingat sosok suaminya yang sangat perhatian dan penyayang. Selama tidak berlayar, suaminya selalu memanfaatkan waktu maksimal dengan keluarga. "Suami saat awal bekerja dahulu sudah memberi tahu saya tentang risiko kerjanya. Nunjukin video kapal selam Rusia yang hilang. Jadi mau tidak mau, siap tidak siap ya harus siap," tuturnya.
Hingga saat ini Berda mengaku masih menunggu kabar KRI Nanggala-402 melalui grup para istri, namun belum ada kabar apapun. Dia mengungkapkan, hari ini kampusnya, Unusa juga menggelar doa bersama secara daring untuk suaminya.
Hingga saat ini Berda mengaku masih menunggu kabar KRI Nanggala-402 melalui grup para istri, namun belum ada kabar apapun. Dia mengungkapkan, hari ini kampusnya, Unusa juga menggelar doa bersama secara daring untuk suaminya. "Nunggu kabar resmi juga, mohon doanya supaya segera ada kabar," katanya.

Cerita Dosen Unusa yang Suaminya jadi Juru Diesel KRI Nanggala-402

News tni bali Kapal Selam TNI AL
23 April 2021 14:20
Surabaya: Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) Berda Asmara mengungkapkan suaminya Serda Mes Guntur Ari Prasetya menjadi juru diesel di KRI Nanggala-402 yang dilaporkan hilang di Perairan Bali bagian utara, Rabu, 21 April 2021. 

Berda menceritakan terakhir kali bertemu suaminya pada Senin, 19 April 2021 atau sebelum Serda Mes Guntur Ari Prasetya bertugas.

"Seperti biasa saya diantarkan ke rumah orang tua terlebih dahulu dan pamitan mau berangkat layar, hanya bilang doain selamat dik," ucap Berda sambil terbata.

Berda mengungkapkan sebelum berangkat, suaminya sudah berada di rumah selama lima hari karena baru selesai berlayar. Tidak ada firasat atau kegiatan berbeda yang dilakukan Serda Mes Guntur Ari Prasetya sebelum kembali bertugas.

"Setiap pulang suami selalu menanyakan kabar saya dan anak selama ditinggal, bercanda gurau," katanya.

Iapun tak dapat menahan tangisnya saat mengingat sosok suaminya yang sangat perhatian dan penyayang. Selama tidak berlayar, suaminya selalu memanfaatkan waktu maksimal dengan keluarga.

"Suami saat awal bekerja dahulu sudah memberi tahu saya tentang risiko kerjanya. Nunjukin video kapal selam Rusia yang hilang. Jadi mau tidak mau, siap tidak siap ya harus siap," tuturnya.

Berda mengungkapkan mengenal suaminya sejak lulus SMA, kemudian mereka menikah setelah dia menempuh dua semester kuliah.

"Sampai sekarang usia pernikahan kami sudah 13 tahun empat bulan. Dan sudah punya satu anak perempuan, usia 8 tahun," tuturnya.

Berda mengungkapkan dirinya baru mengetahui kapal selam hilang kontak saat usai berbuka, Rabu petang melalui grup ibu-ibu KRI Nanggala-402. Menurutnya saat berlayar memang tidak bisa dikontak sampai tiga atau empat hari setelah sandar.

"Ternyata hilang kontak kapalnya, dan saya lihat di Google memang ada berita hilang kontaknya," katanya sambil kembali menangis.

Hingga saat ini Berda mengaku masih menunggu kabar KRI Nanggala-402 melalui grup para istri, namun belum ada kabar apapun. Dia mengungkapkan, hari ini kampusnya, Unusa juga menggelar doa bersama secara daring untuk suaminya.

"Nunggu kabar resmi juga, mohon doanya supaya segera ada kabar," katanya. AFP PHOTO/Juni Kriswanto

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif