Kementerian Koperasi (Kemenkop) memperpanjang masa pendaftaran Hackathon Digital Cooperative Expo 2026 hingga 29 Juni 2026.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) memperpanjang masa pendaftaran Hackathon Digital Cooperative Expo 2026 hingga 29 Juni 2026.
Melalui kompetisi ini, peserta ditantang mengembangkan Minimum Viable Product (MVP) yang mampu menjawab berbagai tantangan dan peluang dalam pengelolaan koperasi di era digital. Solusi yang dihasilkan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan daya saing koperasi di tengah perkembangan ekonomi yang semakin dinamis.
Melalui kompetisi ini, peserta ditantang mengembangkan Minimum Viable Product (MVP) yang mampu menjawab berbagai tantangan dan peluang dalam pengelolaan koperasi di era digital. Solusi yang dihasilkan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan daya saing koperasi di tengah perkembangan ekonomi yang semakin dinamis.

Kemenkop Perpanjang Pendaftaran Hackathon Digital Cooperative Expo 2026 hingga 29 Juni

25 Juni 2026 16:12
Jakarta: Kementerian Koperasi (Kemenkop) memperpanjang masa pendaftaran Hackathon Digital Cooperative Expo 2026 hingga 29 Juni 2026. Perpanjangan ini dilakukan untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada talenta digital, startup, akademisi, dan praktisi koperasi dari seluruh Indonesia untuk berpartisipasi dalam kompetisi inovasi berskala nasional tersebut.

Hackathon Digital Cooperative Expo 2026 merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat transformasi digital sektor koperasi sekaligus mendukung penguatan program strategis nasional, khususnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Melalui kompetisi ini, peserta ditantang mengembangkan Minimum Viable Product (MVP) yang mampu menjawab berbagai tantangan dan peluang dalam pengelolaan koperasi di era digital. Solusi yang dihasilkan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan daya saing koperasi di tengah perkembangan ekonomi yang semakin dinamis.

Program tersebut juga terintegrasi dengan platform digital SIMKOPDES, yang selama ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem koperasi berbasis data di Indonesia.

Kemenkop mencatat lebih dari 83 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah terhubung dalam ekosistem digital nasional. Sementara jumlah anggota koperasi telah melampaui 2 juta orang, menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam pengembangan ekonomi berbasis koperasi.

Hackathon Digital Cooperative Expo 2026 difokuskan pada empat sasaran strategis nasional, yakni peningkatan volume usaha koperasi, peningkatan partisipasi masyarakat dalam berkoperasi, optimalisasi potensi ekonomi desa, serta peningkatan literasi dan keterlibatan generasi muda, termasuk Gen Z dan Gen Alpha, dalam ekosistem koperasi.

Menurut Kemenkop, digitalisasi menjadi salah satu kunci penting untuk memperkuat daya saing koperasi. Karena itu, kompetisi ini diharapkan melahirkan berbagai solusi inovatif yang tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga dapat diimplementasikan secara langsung dalam operasional koperasi.

Rangkaian kegiatan Hackathon Digital Cooperative Expo 2026 berlangsung sepanjang Juni hingga Juli 2026 sebagai bagian dari peringatan Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli 2026.

Setelah tahap pendaftaran dan kurasi peserta, kegiatan akan dilanjutkan dengan bootcamp dan sesi mentoring bersama para ahli di bidang teknologi dan koperasi. Selanjutnya peserta akan mengikuti kompetisi hackathon selama 24 jam untuk menghasilkan prototipe solusi digital yang inovatif.

Tahap akhir program mencakup pengumuman pemenang, konferensi pers, serta proses inkubasi dan uji implementasi bagi solusi terbaik yang terpilih. Dengan skema tersebut, inovasi yang dihasilkan diharapkan dapat berkembang menjadi solusi nyata untuk mendukung transformasi koperasi secara nasional.

Pendaftaran terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia berusia minimal 17 tahun, baik secara individu maupun tim. Informasi mengenai persyaratan, tema kompetisi, jadwal, dan mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi penyelenggara.

Selain kompetisi hackathon, Digital Cooperative Expo 2026 juga akan menghadirkan pameran inovasi dan transformasi digital sektor koperasi yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, akademisi, serta komunitas dalam satu ekosistem kolaboratif.

Melalui program ini, Kemenkop menegaskan komitmennya untuk terus mendorong digitalisasi koperasi agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan di Indonesia. Dok. Istimewa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(CDE)

Gaya Kementerian Koperasi dan UKM Transformasi Digital