Pelajar dari jenjang SD hingga SMA di wilayah Kecamatan Colomadu asyik berselancar di ruang pameran Kampung Purba, yang menampilkan kekayaan sejarah manusia purba, yang digelar di gedung kuno De Tjolomadoe, Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu, 17 September 2022.
Pelajar dari jenjang SD hingga SMA di wilayah Kecamatan Colomadu asyik berselancar di ruang pameran Kampung Purba, yang menampilkan kekayaan sejarah manusia purba, yang digelar di gedung kuno De Tjolomadoe, Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu, 17 September 2022.
Mereka kadang berbisik dengan teman temannya, berdiskusi kecil dan kemudian mencatat koleksi benda-benda purba yang menguak jejak peradapan pra sejarah, seperti Keluarga manusia purba, replika hewan jaman purba, hingga berbagai jenis kapak dan aksesoris manusia purba dan mumi perempuan yang didatangkan dari Mamasa, Sulawesi Barat.
Mereka kadang berbisik dengan teman temannya, berdiskusi kecil dan kemudian mencatat koleksi benda-benda purba yang menguak jejak peradapan pra sejarah, seperti Keluarga manusia purba, replika hewan jaman purba, hingga berbagai jenis kapak dan aksesoris manusia purba dan mumi perempuan yang didatangkan dari Mamasa, Sulawesi Barat.
Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan dan Masyarakat, Muhammad Adlin Sila mewakili Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid mengatakan, pameran Kampung Purba itu dimaksudkan sebagai refleksi rekonstruksi kehidupan masa prasejarah dalam bentuk kampung yang terbagi dalam beberapa klaster.
Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan dan Masyarakat, Muhammad Adlin Sila mewakili Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid mengatakan, pameran Kampung Purba itu dimaksudkan sebagai refleksi rekonstruksi kehidupan masa prasejarah dalam bentuk kampung yang terbagi dalam beberapa klaster.

Antusiasme Pelajar Karanganyar Menyaksikan Pameran Kampung Purba

17 September 2022 14:23
Karanganyar: Ratusan pelajar dari jenjang SD hingga SMA di wilayah Kecamatan Colomadu asyik berselancar di ruang pameran Kampung Purba, yang menampilkan kekayaan sejarah manusia purba, yang digelar di gedung kuno De Tjolomadoe, Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu, 17 September 2022.

Mereka kadang berbisik dengan teman temannya, berdiskusi kecil dan kemudian mencatat koleksi benda-benda purba yang menguak jejak peradapan pra sejarah, seperti Keluarga manusia purba, replika hewan jaman purba, hingga berbagai jenis kapak dan aksesoris manusia purba dan mumi perempuan yang didatangkan dari Mamasa, Sulawesi Barat.

Pameran prasejarah itu digelar Direktorat Pengembangan dan Pemanfaataan Kebudayaan Kemendikbudristek (Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Riset Teknologi) bersama Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran, dan sejumlah museum geologi dan cagar budaya di sejumlah kota.

Pameran yang akan berlangsung hingga 24 September di De Tjoloemadoe itu dibuka oleh Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan dan Masyarakat, Muhammad Adlin Sila mewakili Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid.

Menurut dia, pameran Kampung Purba itu dimaksudkan sebagai refleksi rekonstruksi kehidupan masa prasejarah dalam bentuk kampung yang terbagi dalam beberapa klaster. 

Kurator Pameran, Andre Jonas merinci, setiap klaster menyajikan cerita tentang cara hidup dan beradaptasi manusia hingga tercipta sebuah peradaban yang khas dari masa ke masa. 

Jonas bertutur, pameran mengangkat cerita kehidupan manusia purba jutaan tahun yang lalu yang menjadi bukti bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan situs prasejarah terbanyak di dunia.

Keberadaan pameran 'Kampung Sejarah' akan menjadi edukasi penting bagi generasi muda bahwa Indonesia masa pra sejsrah merupakan salah satu tempat yang memiliki situs warisan dunia terbanyak di dunia. MI/Widjajadi

(WWD)

Gaya benda purbakala Pameran Pendidikan Kebudayaan Jawa Tengah

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif