Pilar Sustainability. Foto: Pegadaian
Pilar Sustainability. Foto: Pegadaian

Lagi Tren Dibahas, Apa Sebenarnya Sustainability Itu?

Annisa ayu artanti • 10 Oktober 2026 20:11
Ringkasnya gini..
  • Sustainability atau keberlanjutan bukan sekadar soal mengurangi sampah, tetapi juga menjaga keseimbangan lingkungan, sosial, dan ekonomi.
  • Konsep sustainability berkaitan dengan keputusan sehari-hari, mulai dari penggunaan sumber daya hingga cara bisnis memperlakukan pekerja.
  • Tiga pilar sustainability saling berhubungan untuk menjaga kualitas hidup generasi sekarang tanpa mengorbankan kebutuhan generasi mendatang.
Jakarta: Belakangan ini, kata sustainability makin sering muncul dalam obrolan soal lingkungan, bisnis, sampai gaya hidup. Ada yang membahas penggunaan tumbler, mengurangi sampah plastik, memilih produk ramah lingkungan, hingga perusahaan yang mulai menerapkan prinsip keberlanjutan. 

Tapi, apa sebenarnya sustainability itu?

Dilansir dari laman Eco Active pada Sabtu, 10 Oktober 2026, sustainability atau keberlanjutan adalah cara memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri. 

Konsep ini mengajak manusia di era sekarang memikirkan dampak jangka panjang dari keputusan yang diambil hari ini, bukan hanya keuntungan yang bisa dirasakan dalam waktu singkat. Jadi, urusannya bukan hanya soal menyelamatkan lingkungan, tetapi juga memastikan kehidupan sosial dan ekonomi bisa terus berjalan dengan baik.

Sustainability sendiri punya tiga pilar utama yang saling berkaitan, yaitu lingkungan, sosial, dan ekonomi. Ketiganya perlu berjalan beriringan agar upaya keberlanjutan bisa memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Pilar lingkungan berfokus pada upaya menjaga alam, misalnya menghemat air dan energi, mengurangi limbah, serta melindungi keanekaragaman hayati. Pilar sosial berkaitan dengan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat, seperti memastikan pekerja mendapat upah yang layak dan setiap orang memiliki akses terhadap pendidikan serta layanan kesehatan. 

Sementara itu, pilar ekonomi menekankan pentingnya kegiatan usaha yang mampu bertahan dalam jangka panjang, menciptakan lapangan kerja, dan mengelola sumber daya secara efisien.
   

Contoh Sustainability yang Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari


Penerapan sustainability dalam kehidupan sehari-hari bisa dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti menggunakan kembali barang yang masih layak, mengurangi makanan terbuang, menghemat listrik, dan memilih transportasi yang lebih efisien. 

Dalam skala yang lebih luas, petani bisa menerapkan metode pertanian yang menjaga kesehatan tanah, sedangkan perusahaan dapat mengurangi limbah produksi sekaligus memastikan pekerjanya memperoleh perlakuan yang adil.

Melakukan konsep sustainability bukan sekadar mengikuti tren atau membangun citra ramah lingkungan, tetapi untuk mencari cara agar aktivitas manusia tetap memberikan manfaat bagi lingkungan, masyarakat, dan ekonomi, baik sekarang maupun pada masa mendatang. (Wisa Irena Br Sitepu)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan