Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Bappenas: Ekonomi Indonesia Harus Memasukkan Variabel Berkelanjutan agar Relevan

Antara • 24 November 2022 14:00
Jakarta: Deputi Bidang Ekonomi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Amalia Adininggar Widyasanti menyebut model ekonomi yang diterapkan Indonesia perlu memasukkan variabel berkelanjutan agar tetap relevan.
 
"Kalau kita ingin menjaga model ekonomi yang relevan untuk saat ini dan ke depan, variabel keberlanjutan perlu dimasukkan ke dalam model,” katanya dalam International Economic Modelling Forum, dilansir Antara, Kamis, 24 November 2022.
 
Model ekonomi ini akan membuat pemangku kebijakan untuk mengukur harga yang harus dibayar agar industri tetap kompetitif dan emisi karbon juga berkurang, antara lain melalui implementasi pajak karbon.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini termasuk bagaimana pajak karbon dapat dialokasikan untuk mendorong produktivitas sektor industri,” ucapnya.
 
Baca juga: Luhut: Investasi USD20 Miliar Wujudkan Ekonomi Berkelanjutan 

Model ekonomi yang memasukkan variabel pembangunan berkelanjutan juga dapat mengukur dampak dari strategi-strategi yang diimplementasikan untuk meningkatkan investasi pada sektor ekonomi baru dan terbarukan (EBT) terhadap pengembangan EBT.
 
“Kita juga bisa melakukan simulasi untuk mendapatkan gambaran apakah pembangunan ekonomi sesuai dengan komitmen NDC (Nationally Determined Contribution) kita,” jelasnya.
 
Sebelumnya Indonesia meningkatkan target pengurangan emisi karbon pada 2030, yakni dari 29 persen dengan upaya sendiri dan 41 persen dengan bantuan internasional menjadi 31,89 persen, dan dari 41 persen dan 43 persen.
 
Indonesia saat ini sudah mulai menerapkan model ekonomi yang memasukkan variabel berkelanjutan dengan dibantu oleh Arise Plus yang didanai oleh Uni Eropa.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 
 
(ANN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif