"Kita targetkan lebih dari Rp2 triliun (transaksi dalam TEI 2016), di tempat ini saja," kata Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa (11/10/2016).
Dirinya menambahkan, ajang internasional ini akan mendongkrak ekspor produk dalam negeri. Ribuan produk unggulan Indonesia akan ditampilkan dalam pameran dagang yang bakal dihadiri tak kurang dari 119 negara ini.
Selain itu, Kemendag saat ini menerapkan strategi diversifikasi pasar tujuan ekspor. Buyers dari pasar nontradisional yang akan mendominasi arena TEI antara lain dari Afrika dan Timur Tengah.
Secara keseluruhan, kata Enggar, pada TEI ke-31 ini Kemendag akan menampilkan 1.100 perusahaan nasional sebagai peserta pameran dan mendatangkan 14.700 orang buyer. Dari 1.100 perusahaan itu, produk unggulan ekspor akan dipamerkan di area seluas 50 ribu meter persegi.
Pameran produk unggulan ini akan terbagi dalam enam zonasi, yaitu manufaktur; furnitur dan dekorasi rumah; produk makanan, minuman, perikanan dan pertanian; kerajinan premium, kecantikan, dan gaya hidup; industri kreatif; serta jasa dan investasi.
"Kita akan terus melakukan inovasi untuk memperkenalkan produk-produk Indonesia. Acara seperti TEI ini sangat bagus karena tidak hanya memperkenalkan dan mempromosikan, tapi juga langsung melakukan transaksi," pungkas Enggar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News