Fujitsu menerapkan making Indonesia 4.0 di industri digital
Fujitsu menerapkan making Indonesia 4.0 di industri digital

Menerapkan Making Indonesia 4.0 di Industri Digital

Ade Hapsari Lestarini • 25 Maret 2019 10:12
Jakarta: Making Indonesia 4.0 telah melahirkan roadmap yang terintegrasi sebagai sebuah strategi untuk menghadapi persaingan industri global sarat teknologi. Kebijakan pemerintah Indonesia yang mendorong seluruh lapisan industri dan bisnis untuk menerapkan konsep 4.0, dinilai dapat meningkatkan produktivitas.
 
PT Fujitsu Indonesia memandang kebijakan Making Indonesia 4.0 adalah langkah untuk memulai digitalisasi bisnis dari berbagai lini, salah satunya adalah menerapkan sistem pengarsipan dokumen secara digital.
 
Menurut Head of Commercial & Clients Group Fujitsu Indonesia Joni Irwanto inovasi 4.0 bukan saja soal memasukkan teknologi dalam proses produksi. Di sisi lain, kebutuhan akan pengarsipan dokumen yang mudah untuk diakses kapan pun dan di mana pun, turut menjadi faktor penentu untuk menyukseskan konsep Making Indonesia 4.0.

"Kebutuhan digitalisasi dokumen perusahaan di Indonesia cukup tinggi, karena setiap perusahaan pasti berhubungan dengan dokumen yang diperlukan dalam operasional rutin. Dengan digitalisasi, tentu proses operasional yang berkaitan dengan dokumen akan berjalan lebih cepat dan efisien," ungkap Joni, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin, 25 Maret 2019.
 
Guna mendukung kebutuhan digitalisasi dokumen sekaligus menuju Making Indonesia 4.0, perseroan pun meluncurkan Fujitsu ScanSnap iX1500. Scanner generasi lanjutan dari ScanSnap series yang menjadi produk unggulan scanner besutan Fujitsu.
 
"Dengan melakukan beberapa peningkatan dari seri sebelumnya, ScanSnap iX1500 sangat mudah digunakan, sambil tetap mempertahankan konsep dasar ScanSnap yaitu simpel, cepat, dan ringkas," tambah Manager Product Sales Division PFU Asia Pacific Pte Ltd Sunao Takumi.
 
Melalui artificial intelligence (AI), scanner ini mampu melakukan adaptasi terhadap penggunanya, yaitu mengenali dokumen, menyarankan judul dokumen, belajar dan berdaptasi setiap saat pengguna melakukan scanning. Selain itu, scanner ini juga dapat terkoneksi secara langsung ke komputer dan smart device.
 
"Kami berusaha menciptakan proses yang efisien hanya dengan satu kali sentuh sehingga pengguna dapat menjalankan fungsi-fungsi dasar seperti pengaturan dan konfigurasi wifi, melakukan custom profil mereka sendiri, dan berbagi dokumen yang telah di-scan ke banyak pengguna," ujar Scanner Product Manager PT Fujitsu Indonesia Geotama Riamputra.
 
Berangkat dari sana, perseroan pun menargetkan penjualan sebanyak 2.000 unit per tahun dengan target pasar small medium business. Fujitsu berharap masyarakat Indonesia semakin sadar akan pentingnya digitalisasi. Bagaimana digitalisasi dapat membantu proses bisnis yang lebih efektif dan efisien, bahkan digitalisasi juga berguna dalam kehidupan sehari-hari.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan