Adanya tambahan armada baru tersebut, membuat maskapai penerbangan bertarif murah ini menargetkan penambahan penumpang yang akan pergi ke Arab Saudi sebanyak 30 persen.
"Dengan pesawat baru bisa meningkatkan 30 persen penumpang ke Jeddah dan sekitarnya. Karena kami lihat penumpang yang mau ke Arab Saudi masih banyak. Nantinya mereka enggak perlu capai-capai transit lagi kalau sudah ada pesawat ini," ujar CEO Lion, Air Rudy Lumingkewas, saat penandatanganan pemesanan pesawat, di Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten, Rabu (4/2/2015).
Ia menambahkan, pesawat mulai bisa dioperasikan pada akhir 2015. Nantinya, Lion Air akan membuka penerbangan rute ke Jeddah sebanyak lima kali seminggu.
Dalam kesempatan yang sama, pendiri Lion Grup Rusdi Kirana turut berbahagia dengan adanya penandatanganan kerja sama ini. Rusdi mengatakan, ketiga pesawat tidak hanya digunakan untuk penerbangan ke luar negeri, tapi juga domestik.
"Dua pesawat untuk rute Timur Tengah, sedangkan satu pesawat untuk penerbangan dalam negeri. Kami lihat sekarang penumpang domestik mulai meningkat, sehingga kami perlu menambah pesawat yang bisa mengangkut lebih banyak penumpang lagi," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News