NEWSTICKER
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Foto : Kemenhub.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Foto : Kemenhub.

Menhub: Menkeu Setujui Insentif untuk Maskapai

Ekonomi bisnis maskapai kementerian perhubungan
Antara • 17 Februari 2020 15:16
Yogyakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah akan memberikan subsidi langsung kepada maskapai penerbangan untuk menekan kerugian di tengah merebaknya wabah virus korona.
 
"Pemerintah akan subsidi. Bu Sri Mulyani (Menteri Keuangan) sudah setuju, nanti di-announce (diumumkan) akan ada subsidi dari pemerintah langsung mungkin ke operator maskapai, mungkin ke mana untuk tujuan-tujuan wisata," kata Menhub Budi Karya dikutip dari Antara, Senin, 17 Februari 2020.
 
Selain itu, Menhub juga mengimbau pihak bandara serta maskapai penerbangan untuk memberikan potongan harga kepada penumpang. Dengan cara itu, industri pariwisata dalam negeri diharapkan bisa bergairah kembali.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sehingga kegairahan kita untuk mengisi ruang-ruang yang ditinggalkan oleh turis Tiongkok bisa teratasi," kata dia.
 
Ia mengakui bahwa secara kualitatif penerapan kebijakan penundaan sementara penerbangan dari dan ke seluruh destinasi di wilayah Tiongkok memiliki dampak negatif pada industri penerbangan di Indonesia.
 
Meski demikian ia meyakini persoalan tersebut akan segera teratasi dengan kucuran subsidi secara langsung dari pemerintah yang ditargetkan mulai berlaku dalam waktu satu atau dua hari ini.
 
"Itu nanti akan diumumkan dan itu InsyaAllah sudah berlaku dalam 1-2 hari ini sehingga kita dapat kemudahan dengan harga yang lebih murah," kata Budi.
 
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memutuskan melakukan penundaan penerbangan ke/dari seluruh destinasi di Tiongkok, tidak termasuk Hong Kong dan Macau, hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian. Penundaan berlaku sejak Rabu, 5 Februari 2020 pukul 00.00 WIB.
 
Keputusan tersebut sehubungan dengan perkembangan wabah virus korona akhir-akhir ini menyusul peningkatan skala epidemik wabah tersebut dan status darurat global yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO dan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif