"Kami menggandeng Bulog untuk melakukan operasi pasar cabai di beberapa tempat," kata Ketua TPID Provinsi Lampung Arief Hartawan, seperti dikutip dari Antara, di Bandar Lampung, Rabu, 15 Februari 2017.
Ia menjelaskan, operasi pasar dilaksanakan dengan menggandeng Bulog sudah dimulai sejak 13 Februari 2017. Bulog mengadakan dua jenis operasi pasar, yaitu operasi pasar tetap yang bertempat di Halaman Kantor Bulog Divre Lampung dan operasi pasar mobile yang diselenggarakan secara berpindah-pindah.
Pada 13 Februari 2017, lanjutnya, operasi pasar mobile beroperasi di wilayah sekitar Way Halim dan Korpri. Sementara pada 14 Februari 2017, operasi pasar mobile dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Pertanian Provinsi Lampung.
"Dari pemantauan yang dilakukan pada Rabu 15 Februari 2017 di Pasar Tugu dan Pasar Sukarame, harga cabai dinilai sudah mulai stabil. Operasi pasar cabai juga masih dilaksanakan oleh Bulog hari ini di kedua pasar tersebut, serta melalui operasi pasar secara mobile ke pasar yang dekat dengan pemukiman," ujarnya.
Adapun dari empat jenis cabai yang di pasarkan, Bulog menawarkan harga yang lebih rendah dibandingkan dengan harga pasaran antara lain cabai rawit hijau yang dijual Rp75.000 per kg, cabai merah keriting Rp30.000 per kg, cabai hijau (jengki) Rp70.000 per kg, dan cabai rawit merah Rp115.000 per kg.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News