Ilustrasi kegiatan jual beli di pasar. Foto; Medcom.id/Husen Miftahudin.
Ilustrasi kegiatan jual beli di pasar. Foto; Medcom.id/Husen Miftahudin.

Sistem Resi Gudang Dioptimalkan Jaga Ketahanan Pangan

Ekonomi ketahanan pangan kementerian perdagangan
Ilham wibowo • 22 November 2019 16:21
Jakarta: Sistem Resi Gudang (SRG) di berbagai daerah terus diperkuat dan dioptimalkan penggunaannya di sektor ketahanan pangan. Langkah pemanfaatannya ini juga ditujukan untuk kesejahteraaan para petani sekaligus menjaga pasokan pangan.
 
"Pemerintah terus berupaya menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat serta para pemangku kepentingan untuk memanfaatkan SRG," ujar Kepala Badan Pengawasan PerdaganganBerjangka Komoditi Tjahya Widayati melalui keterangan tertulis, Jumat, 22 November 2019.
 
Penguatan kelembagaan SRG perlu dilakukan serta mendorong perbankan agar lebih aktif karena resi gudang merupakan salah satu alternatif pembiayaan bagi petani dan pelaku usaha. Selain itu, diperlukan peningkatan fasilitas gudang serta mensinergikan pasar lelang dengan SRG lantaran tidak hanya sebagai sarana penyimpanan komoditas.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Keberadaan SRG harus bisa menjadi sarana pemberi nilai tambah komoditas dengan biaya yang ekonomis. Selain itu juga dapat mengurangi keterikatan petani pada tengkulak/pengijon," lanjut Tjahya.
 
Terkait Pasar Lelang Komoditas (PLK), lanjut Tjahya, petani masih sulit mengakses secara langsung pasar komoditas yang ada. Mereka terbiasa menggunakan perantara sehingga harga yang diperoleh tidak maksimal. Untuk itu, Tjahya juga menekankan bahwa fungsi PLK perlu disinergikan dengan SRG.
 
"Sistem resi gudang ini bermanfaat memperkuat ketahanan pangan sekaligus menyejahterakan petani. Karenanya, harus dimanfaatkan secara optimal," ungkapnya.
 
Adapun SRG merupakan salah satu instrumen perdagangan yang dapat dimanfaatkan para petani, kelompok tani, gapoktan, koperasi tani, maupun pelaku usaha (pedagang, prosesor, pabrikan) sebagai instrumen tunda jual dan pembiayaan perdagangan. Fungsi fasilitas ini meliputi berbagai kegiatan yang berkaitan dengan penerbitan, pengalihan, penjaminan, dan penyelesaian transaksi resi gudang.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif