Gubernur Maluku Murad Ismail menandatangani MoU bersama Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi-Maluku Toto Suharto (Foto:Dok.BP Jamsostek)
Gubernur Maluku Murad Ismail menandatangani MoU bersama Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi-Maluku Toto Suharto (Foto:Dok.BP Jamsostek)

BP Jamsostek Biayai Program Pelatihan Pra Kerja di Maluku

Ekonomi Berita BPJS Ketenagakerjaan
Anggi Tondi Martaon • 25 November 2019 15:31
Jakarta: BP Jamsostek menjalin kesepakatan denganPemerintah ProvinsiMaluku Utara dalam hal pelatihan pra kerja. Pelatihan dipusatkan di Kawasan Blok Masela.
 
MoU ditandatangani langsung oleh Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku Toto Suharto dan Gubernur Maluku Murad Ismail di Restoran Plataran, Menteng, Jakarta, Sabtu, 23 November 2019.
 
Deputi Direktur Wilayah Sulawesi Maluku Toto Suharto mengatakan, nota kesepahaman ini bagian dari sinergi pengembangan sumber daya manusia (SDM), khususnya di Maluku. Diharapkan, kesepakatan ini bermanfaat untuk proses pembangunan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami berharap nantinya sinergi melalui pelatihan ini dapat mengembangkan potensi dan kualitas SDM di wilayah Maluku untuk menciptakan pekerja yang berdaya saing di pasar tenaga kerja baik di dalam maupun luar Maluku,” ucap Toto.
 
Jumlah calon pekerja yang akan mendapatkan pelatihan pra kerja sebanyak 400 orang. Seluruh biaya pelaksanaan akan ditanggung oleh BP Jamsostek melalui bantuan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).
 
Sementara itu, Gubernur Maluku Murad Ismail menyambut baik kerja sama tersebut. Diharapkan, pelatihan pra kerja dapat meningkatkan kualitas pekerja di Maluku utara.
 
"Kualitas pekerja meningkat baik knowledge (pengetahuan) maupun soft skill (keahlian) sebelum dipekerjakan sebagai tenaga kerja di Blok Masela, atau bahkan disalurkan ke daerah lain di Provinsi Maluku,” kata Murad.
 
Masing-masing pihak memiliki peran dalam menyukseskan program Pelatihan Pra Kerja. Jika pendanaan sepenuhnya tanggung jawab BP Jamsostek, maka pihak pemerintah akan melakukan seleksi peserta.
 
"Calon tenaga kerja yang akan memeroleh vokasi dari BP Jamsostek adalah hasil rekomendasi dari Pemerintah Provinsi Maluku," ujar dia.
 

(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif